NEWS.BUSURNABIRE.ID – PUNCAK | Upaya menghadirkan terang listrik di Kabupaten Puncak terus digencarkan. Pada Rabu, 20 Agustus 2025, PLN UP2K Papua Tengah bersama PLN UP3 Timika melaksanakan Rapat Koordinasi menuju Terang Listrik PLN Kabupaten Puncak bersama Pemerintah Kabupaten Puncak.
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Puncak ini dihadiri langsung oleh Bupati Puncak Elvis Tabuni, Sekretaris Daerah Neno Tabuni, serta Wakil Ketua I DPRK Puncak Negoro Wanimbo. Dari pihak PLN hadir Manager UP2K Papua Tengah Reinhard Tan Sayori dan Assistant Manager TEL UP3 Timika Karel Erice Jaru.
Diskusi berjalan hangat dengan semangat kolaborasi untuk menghadirkan solusi kelistrikan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Puncak.

Bupati Elvis Tabuni menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Puncak, baik dari sisi kebijakan maupun langkah teknis, agar kebutuhan dasar masyarakat terhadap listrik segera terpenuhi.
“Pemerintah Kabupaten Puncak akan mendukung penuh. Kami ingin listrik bisa segera hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, mendukung aktivitas pemerintahan, dan menggerakkan perekonomian daerah,” tegas Elvis Tabuni.
Dalam kesempatan itu, PLN menyampaikan berbagai langkah yang tengah dipersiapkan, mulai dari survei lapangan hingga rencana operasional kelistrikan di Kabupaten Puncak.
Rapat koordinasi menghasilkan kesepahaman untuk membentuk tim teknis bersama yang bertugas menyiapkan tahapan pembangunan, sehingga proses percepatan kelistrikan lebih terarah dan terukur.
Manager PLN UP2K Papua Tengah, Reinhard Tan Sayori, menegaskan bahwa PLN berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, berkelanjutan, dan merata bagi masyarakat di Puncak.
Kolaborasi erat antara PLN dan Pemerintah Kabupaten Puncak menjadi kunci dalam mewujudkan pemerataan energi di Papua Tengah. Dengan adanya langkah konkret ini, harapan masyarakat untuk segera menikmati aliran listrik semakin dekat.
“Melalui sinergi yang solid, Kabupaten Puncak akan segera merasakan manfaat listrik. Ini akan menjadi pendorong bagi kemajuan masyarakat, pendidikan, hingga perekonomian daerah,” pungkas Reinhard.













