>

Aksi Kejam di Karang Nabire: Begal Lukai Korban dan Curi Motor

By BusurNabire.id
Minggu, 13 Juli 2025 07:18 WIB | 1653 Views
Kasat Narkoba Polres Nabire IPTU Hardiman I. Sirait, S.H., yang saat itu bertugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas), mengonfirmasi insiden tersebut saat ditemui awak media. Ia menyebutkan bahwa pihaknya menerima laporan langsung dari pos penjagaan setelah korban, seorang ojek Helm Putih, datang melapor dalam kondisi terluka. (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Aksi kejahatan jalanan kembali menggemparkan warga Kabupaten Nabire. Seorang pengendara ojek menjadi korban begal di kawasan Karang, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 10.25 WIT pada Minggu pagi (13/7/2025), di lorong JNE hingga pertigaan jalan kecil yang menjadi lokasi rawan aksi kriminal.

Korban bekal seorang Tukang Ojek Helm Putih ( Foto: Busur Nabire)

Kasat Narkoba Polres Nabire IPTU Hardiman I. Sirait, S.H., yang saat itu bertugas sebagai Perwira Pengawas (Pawas), mengonfirmasi insiden tersebut saat ditemui awak media. Ia menyebutkan bahwa pihaknya menerima laporan langsung dari pos penjagaan setelah korban, seorang ojek Helm Putih, datang melapor dalam kondisi terluka.

“Korban sempat dihentikan oleh tiga pelaku yang membawa senjata tajam. Mereka merampas motor korban, dan sempat terjadi perlawanan hingga tangan korban mengalami luka sabetan parang,” ungkap IPTU Hardiman.

Mendapat laporan cepat, pihak kepolisian langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pengecekan awal. Meskipun sebagian warga sekitar terkesan enggan memberikan informasi terbuka, penyelidikan tetap dilanjutkan. Hasilnya, petugas menemukan sebuah rumah yang diduga terkait dengan pelaku begal.

“Kami mendapati beberapa kendaraan roda dua yang ditutupi dengan seng di halaman rumah. Pemilik rumah tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan tersebut,” jelas IPTU Hardiman.

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan empat unit sepeda motor yang diduga kuat hasil tindak kriminal. Pihak pemilik rumah menyetujui agar kendaraan tersebut diamankan sementara ke Polres Nabire, sambil menunggu pembuktian kepemilikan yang sah.

Menurut keterangan korban, pelaku berjumlah tiga orang. Salah satunya mengenakan baju biru dan rompi hijau, dan membawa senjata tajam berupa parang. Setelah mengancam dan melukai korban, ketiganya kabur membawa sepeda motor Honda Beat warna hitam milik korban.

Baca Juga  Donny Umbora Tegas! Dugaan Korupsi BLUD RSUD Nabire Masuki Tahap Krusial Audit Kerugian Negara

“Korban ojek helm putih sempat mengejar, namun pelaku melarikan diri ke arah kompleks yang diduga jadi tempat persembunyian,” tambah Hardiman.

Polisi kini masih terus memburu para pelaku dan melakukan penyelidikan lebih dalam. Informasi dari saksi menyebutkan bahwa pelaku diduga tinggal di kawasan tersebut, namun warga sekitar belum memberikan pengakuan pasti karena ketakutan.

Kapolres Nabire melalui Pawas IPTU Hardiman juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar berani melapor jika melihat atau mengetahui aktivitas mencurigakan, terutama yang berkaitan dengan kasus begal dan pencurian kendaraan bermotor.

“Kami memahami ada ketakutan. Tapi masyarakat bisa menyampaikan informasi lewat HP, WhatsApp, atau saluran pengaduan resmi kami,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa seluruh satuan di bawah Polres Nabire saat ini telah diperintahkan untuk lebih agresif dalam memberantas kejahatan jalanan, khususnya begal dan curanmor.

Empat sepeda motor yang diamankan tengah diperiksa oleh tim gabungan dari Satuan Reskrim dan Satlantas. (Foto: Busur Nabire)

Saat ini, empat sepeda motor yang diamankan tengah diperiksa oleh tim gabungan dari Satuan Reskrim dan Satlantas. Masyarakat yang merasa kehilangan motor diminta segera datang ke Polres Nabire dengan membawa bukti surat-surat kendaraan yang sah untuk mencocokkan data.

“Kami masih menyelidiki apakah kendaraan yang kami temukan itu benar hasil kejahatan atau bukan. Namun karena tidak ada surat-surat saat di TKP, kami ambil langkah pengamanan terlebih dahulu,” tutup IPTU Hardiman.

Kasus begal ini menjadi alarm keras bagi masyarakat Nabire akan pentingnya kewaspadaan dan peran aktif dalam melaporkan tindak kriminal di lingkungan sekitarnya. Polisi juga memastikan akan terus menindak tegas pelaku-pelaku begal yang meresahkan masyarakat.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup