Bongkar Modus! Oknum ASN Catut Nama Timses MeGe, Minta Uang untuk Jabatan 

By BusurNabire.id
Jumat, 11 April 2025 08:08 WIB | 789 Views
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si, mengimbau waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Tim Sukses Meki Nawipa dan Deinas Geley (Timses MeGe).

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Timika: Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si, mengimbau seluruh masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah Papua Tengah agar lebih waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Tim Sukses Meki Nawipa dan Deinas Geley (Timses MeGe). 

Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si, mengimbau waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Tim Sukses Meki Nawipa dan Deinas Geley (Timses MeGe).
Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos, M.Si, mengimbau waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan Tim Sukses Meki Nawipa dan Deinas Geley (Timses MeGe).

Imbauan ini disampaikan menyusul maraknya laporan mengenai oknum ASN yang mengaku sebagai bagian dari tim sukses pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, dengan modus meminta Surat Keputusan (SK) terakhir dan sejumlah uang kepada ASN yang menginginkan posisi jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. 

“Kami sudah dapat informasi bahwa ada oknum ASN di Provinsi Papua Tengah yang mengatasnamakan Tim Sukses MeGe dan mengaku mendapat perintah dari kami untuk mengumpulkan SK terakhir guna mendapatkan jabatan. Saya tegaskan, itu tidak benar! Para pegawai ASN dan masyarakat jangan percaya,” tegas Wakil Gubernur Deinas Geley, dikutip dari laman Papua Bangkit. https://papuabangkit.com/2025/04/10/waspada-ada-oknum-asn-catut-nama-timses-mege-jadi-calo-jabatan-di-provinsi-papua-tengah/ 

Menurut Deinas, tindakan tersebut sangat meresahkan dan mencoreng nama baik pemerintah. Bahkan, dalam laporan yang diterimanya, oknum tersebut meminta “uang pelicin” senilai Rp 30 juta hingga Rp 50 juta per orang, sebagai syarat administrasi agar bisa mendapatkan jabatan tertentu. 

“Mereka bilang uang itu untuk diamankan agar bisa dapat posisi. Itu sangat tidak benar. Kami tidak pernah memerintahkan siapa pun, apalagi meminta uang dalam bentuk apa pun,” jelas Geley. 

Deinas Geley, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Bupati Puncak Jaya, menegaskan bahwa seluruh proses penempatan jabatan di Pemerintah Provinsi Papua Tengah dilakukan secara profesional dan berdasarkan prinsip meritokrasi, bukan melalui jalur ilegal atau praktik percaloan. 

“Proses penempatan jabatan di Papua Tengah akan tetap mengikuti mekanisme resmi, sesuai peraturan perundang-undangan, tanpa pungutan atau intervensi dari pihak mana pun,” ujar Geley. 

Baca Juga  Polres Puncak Gelar Tes Kesemaptaan Jasmani Semester I 2026, Pastikan Personel Siap Hadapi Tantangan Tugas

Wakil gubernur mengingatkan bahwa praktik jual beli jabatan tidak hanya mencederai sistem pemerintahan yang bersih, tetapi juga melanggar hukum dan dapat dikenakan sanksi tegas baik secara administratif maupun pidana. 

Dalam keterangannya, Geley juga mengimbau agar masyarakat maupun ASN yang mengetahui praktik serupa agar segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Pemprov Papua Tengah, lanjutnya, tidak akan mentoleransi penyalahgunaan wewenang atau pencatutan nama pejabat untuk keuntungan pribadi. 

“Kami minta kepada seluruh ASN dan masyarakat di Papua Tengah agar tidak mudah percaya dengan bujuk rayu oknum tak bertanggung jawab. Segala bentuk praktik pungli dan jual beli jabatan akan kami tindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegas Geley. 

Komitmen Pemerintah Papua Tengah: Bersih, Profesional, dan Transparan 

Sejak awal kepemimpinan Meki Nawipa dan Deinas Geley, Pemerintah Provinsi Papua Tengah telah berkomitmen untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Salah satu prioritas utama adalah memperkuat sistem kepegawaian berbasis kompetensi, integritas, dan kinerja, bukan berdasarkan kedekatan pribadi atau politik. 

Rakyat Papua Tengah diimbau untuk tetap waspada dan ikut serta mengawal jalannya pemerintahan agar bersih dari segala bentuk praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN). 

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026. Kiranya damai Natal membawa harapan baru, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Papua Tengah yang aman, sejahtera, dan berkeadilan. — Meki Nawipa, S.H Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si Wakil Gubernur Papua Tengah
Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026.
Soni (1)
Karel Tabuni, S.T Anggota DPRK Nabire Beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026.
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup