NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Letnan Kolonel (Tit.) Lenis Kogoya, Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Kedaulatan NKRI, memastikan akan turun langsung ke lapangan untuk mengawal penerapan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di daerah-daerah rawan konflik di Provinsi Papua Tengah. Hal ini disampaikan saat kunjungannya ke SD YPK Imanuel Nabire, Selasa (11/3/2025).
“Jadi saya akan turun langsung ke lapangan. Mau di Intan Jaya, Puncak Jaya, atau Puncak, akan saya turun,” tegas Lenis kepada awak media .

Ia menegaskan bahwa masalah keamanan tidak akan menjadi penghalang, mengingat kedekatannya dengan kelompok-kelompok di daerah tersebut.
“Karena adik-adik saya yang jadi OPM, dan tinggal di hutan sana, mereka sudah tahu bahwa kakak Lenis yang datang,” ujarnya.
Lenis juga memperingatkan bahwa segala bentuk gangguan terhadap program MBG, seperti pembakaran sekolah, akan ditindak tegas. “Saya akan turun ke lapangan, dan cari lalu tangkap hidup-hidup,” tegasnya.
Lenis menjelaskan bahwa pelaku gangguan tidak hanya akan berhadapan dengan aparat keamanan, tetapi juga dengan Satgas Lembaga Masyarakat Adat (LMA). Ia meyakinkan bahwa tidak akan ada penolakan terhadap program ini.
“Karena adik-adik saya tahu, saya sudah turun, dan mulai hari ini percaya, apa yang mereka inginkan, kakak sudah jalankan,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa kelompok-kelompok seperti Komite Nasional Papua Barat (KNPB) akan turut membantu menyukseskan program MBG. “Jadi KNPB kah, apa kah, mereka juga akan ikut membantu sukseskan program MBG. Jadi tidak ada tolak menolak, karena mereka adalah adik-adik saya,” pungkasnya.
Kunjungan Lenis ke SD YPK Imanuel Nabire ini merupakan bagian dari upaya memastikan program MBG dapat berjalan lancar di seluruh wilayah Papua Tengah, termasuk daerah-daerah yang selama ini dianggap rawan konflik.













