NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Provinsi Papua Tengah menggelar Rapat Koordinasi Teknis Pembangunan Nasional (Rakortekrenbangnas) 2025 di Aula Kantor RRI, Jumat, 14 Februari 2025.

Mengusung tema “Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan dan Inklusif untuk Indonesia Maju”, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor guna memastikan rencana pembangunan 2025 berjalan efektif serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat daerah, di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Tengah Washington L.G., Plt. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Yeremias Wote, Kepala Staf Program dan Anggaran Kesbangpol Marvel M. Gobay, Kepala Dinas Kebudayaan Yudas Weya, serta Plh. Kabid Program Petrus K. Rumalu.
Plt. Kepala BAPPERIDA Provinsi Papua Tengah, Eddy Way, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Rakortekrenbangnas ini memiliki dasar hukum yang kuat dalam perencanaan pembangunan nasional. Ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten, dalam menyelaraskan kebijakan pembangunan dengan visi nasional yang telah ditetapkan.

“Setiap sektor harus memiliki mekanisme yang seirama dengan visi besar pemerintah pusat. Dengan adanya presiden baru, kita harus mengoptimalkan mekanisasi perencanaan untuk mencapai target pembangunan yang lebih terarah dan terukur,” ujar Eddy.
Ia juga menegaskan bahwa perencanaan pembangunan harus dilakukan secara bertahap dan terukur. “Kita harus bisa meminimalisir kendala yang dapat menghambat pencapaian pembangunan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Setiap periode lima tahunan harus memiliki capaian yang jelas sebagai tolak ukur keberhasilan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Eddy menjelaskan bahwa Rakortekrenbangnas ini menjadi ajang bagi seluruh sektor untuk menyampaikan ide serta usulan dalam perencanaan pembangunan, yang kemudian akan dikompilasi dan disinkronkan dengan kebijakan nasional. “Forum ini adalah kesempatan kita untuk berdiskusi dan memastikan bahwa semua masukan dapat diakomodasi dalam dokumen perencanaan strategis,” jelasnya.

Melalui koordinasi ini, diharapkan seluruh sektor dapat berkontribusi dalam menyusun perencanaan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, serta memastikan bahwa seluruh kebijakan yang diambil benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat Papua Tengah. Rakortekrenbangnas 2025 menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik dan merata di seluruh daerah.













