NEWS.BUSURNABIRE.ID -Mapia, 13 Januari 2025 – Bertempat di Gereja GKII Rehobot Gopouya, Klasis Daerah II Mapia, Danramil 1705-04/Mapia, Letda Inf. Frist Karubaba, menghadiri ibadah peringatan 85 tahun masuknya Injil ke Tanah Papua. Ibadah ini menjadi momen bersejarah yang dihadiri oleh sekitar 553 jemaat dari wilayah Mapia II dan sekitarnya.
Mengusung tema: “Diutus untuk Menghasilkan Buah”, acara tersebut berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan. Jemaat yang hadir mengikuti rangkaian ibadah dengan antusias, menjadikan momentum ini sebagai refleksi bersama akan pentingnya peran gereja dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
Dalam khotbahnya, Pdt. Timotius Dogomo, S.Th., mengulas sejarah penting masuknya Injil ke Papua yang dimulai pada 13 Januari 1940-an oleh para misionaris dari Kanada dan Amerika. Ia juga menyampaikan rasa syukur atas kehadiran dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk TNI-Polri, pemerintah daerah, dan pihak gereja, yang telah berperan dalam menjaga keamanan dan kelancaran acara.
Letda Inf. Frist Karubaba, dalam sambutannya, menegaskan komitmen TNI-Polri untuk terus hadir mendampingi masyarakat Mapia.
“TNI-Polri adalah mitra masyarakat. Kami siap mendukung setiap kegiatan kerohanian maupun sosial yang bertujuan mempererat kebersamaan dan menciptakan lingkungan yang aman serta harmonis,” ujarnya.
Peringatan 85 tahun masuknya Injil ke Tanah Papua ini tidak hanya mengenang sejarah panjang penyebaran ajaran Kristen di wilayah tersebut, tetapi juga menjadi pengingat bagi jemaat untuk terus menghasilkan buah-buah kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Momen ini diharapkan dapat memperkuat semangat kebersamaan, toleransi, dan pelayanan kepada sesama.
Acara berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh rasa syukur, mencerminkan sinergi yang baik antara jemaat gereja, pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh elemen masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga harmoni dalam keberagaman dan terus menumbuhkan nilai-nilai iman demi kesejahteraan bersama.















