NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire, Papua Tengah | Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei 2026, ribuan karyawan perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Nabire Baru menyatakan komitmen kuat untuk mendukung Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Nabire.

Pernyataan sikap tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan bersama yang berlangsung di Aula Pertemuan Matoa KM 16, Distrik Wami, Kabupaten Nabire, pada 23 April 2026. Dalam forum itu, para pekerja menegaskan pentingnya menjaga Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah agar tetap aman, kondusif, dan terbebas dari potensi gangguan yang dapat menghambat pembangunan daerah.
Kesepakatan ini menjadi bentuk nyata dukungan para buruh terhadap terciptanya suasana damai dan harmonis di tengah masyarakat, khususnya menjelang momentum May Day yang kerap diwarnai berbagai dinamika sosial.
Koordinator Karyawan PT Nabire Baru, Petrus Yohane Pesiwarisa, dalam arahannya mengajak seluruh pekerja untuk mengambil peran aktif dalam menjaga ketertiban dan menciptakan lingkungan kerja yang aman serta nyaman.
“Kami mengajak seluruh karyawan PT Nabire Baru untuk bersama-sama mendukung terciptanya situasi yang aman di Ibu Kota Provinsi Papua Tengah. Stabilitas keamanan adalah tanggung jawab bersama agar pembangunan dapat berjalan lancar,” ujar Petrus di hadapan ribuan peserta pertemuan.
Menurutnya, suasana aman dan damai sangat penting untuk menjamin kelangsungan aktivitas masyarakat maupun investasi di Papua Tengah, khususnya di sektor perkebunan yang menjadi salah satu penopang ekonomi daerah.
Selain itu, Petrus juga mengingatkan para pekerja agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu provokatif, informasi hoaks, maupun ajakan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang kerap muncul menjelang peringatan Hari Buruh Internasional.
Ia menegaskan bahwa para buruh harus lebih bijak dalam menerima informasi, terutama yang beredar melalui media sosial maupun pesan berantai yang belum jelas sumbernya.
“Jangan mudah terprovokasi oleh isu yang belum tentu benar. Kita harus mampu menyaring informasi agar tidak merugikan diri sendiri, keluarga, maupun lingkungan kerja. Fokus kita adalah bekerja, menjaga persatuan, dan mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.

Para karyawan juga menyampaikan dukungan penuh terhadap berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan oleh Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Mereka menilai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat harus terus didukung oleh seluruh elemen, termasuk kalangan pekerja.
Sinergi antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah dinilai menjadi kunci utama dalam menciptakan kemajuan daerah yang berkelanjutan. Para buruh berharap hubungan harmonis tersebut terus terjaga demi masa depan Papua Tengah yang lebih baik.
Komitmen ribuan karyawan PT Nabire Baru ini menjadi pesan penting bahwa peringatan May Day tidak hanya dimaknai sebagai momentum perjuangan hak-hak buruh, tetapi juga sebagai kesempatan untuk memperkuat persatuan, menjaga keamanan, dan mendukung pembangunan demi kesejahteraan bersama di Tanah Papua.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, para pekerja berharap Nabire sebagai pusat pemerintahan Provinsi Papua Tengah dapat terus berkembang menjadi daerah yang aman, maju, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.













