>

LP3BH Desak Kapolda Papua Barat Tindak Tegas PETI di Wasirawi Manokwari

By BusurNabire.id
Selasa, 10 Februari 2026 02:22 WIB | 138 Views
LP3BH Desak Kapolda Papua Barat Tindak Tegas PETI di Wasirawi Manokwari (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Manokwari: Papua Barat | Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan C. Warinussy, mendesak Kapolda Papua Barat, Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., untuk segera mengambil langkah tegas dalam memberantas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang diduga masih marak terjadi di wilayah Wasirawi dan sekitarnya, Kabupaten Manokwari.

Desakan tersebut disampaikan Warinussy pada Sabtu (7/2/2026) melalui pesan WhatsApp. Ia menilai, persoalan pertambangan ilegal di Papua Barat sudah saatnya menjadi prioritas penegakan hukum, sebagaimana langkah tegas pemerintah daerah dalam menerapkan Peraturan Daerah (Perda) terkait pengaturan peredaran minuman beralkohol di Kabupaten Manokwari.

Menurut Warinussy, setelah regulasi daerah tentang miras diberlakukan, kini fokus perhatian harus diarahkan pada penertiban aktivitas pertambangan ilegal yang dinilai merugikan negara dan masyarakat adat.

“Pemerintah Provinsi Papua Barat telah memiliki regulasi berupa Peraturan Daerah Provinsi (Perdasi) Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pertambangan Rakyat. Karena itu, pengelolaan sumber daya alam, khususnya mineral dan batu bara, harus sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di tingkat nasional,” tegas Warinussy.

Warinussy menekankan bahwa tujuan utama pengelolaan pertambangan harus diarahkan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia, terutama masyarakat adat pemilik hak ulayat di Tanah Papua.

Ia secara khusus menyoroti wilayah Wasirawi di Kabupaten Manokwari yang merupakan bagian dari wilayah adat suku Meyakh. Selain itu, ia juga menyebut sejumlah kabupaten lain di Papua Barat seperti Pegunungan Arfak, Manokwari Selatan, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Fakfak, dan Kaimana yang memiliki potensi sumber daya alam dan hak adat yang harus dilindungi.

“Pengelolaan pertambangan mineral dan batu bara harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat adat pemilik negeri, bukan justru merusak lingkungan dan mengabaikan hak-hak mereka,” ujarnya.

Baca Juga  Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Papua Tengah Ajak Personel Teladani Semangat Pahlawan

Lebih lanjut, Warinussy mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun LP3BH Manokwari, aktivitas PETI di Wasirawi hingga kini masih berlangsung aktif. Bahkan, ia menyebut adanya dugaan keterlibatan sejumlah oknum aparat keamanan dalam mendukung kegiatan tersebut.

LP3BH Desak Kapolda Papua Barat Tindak Tegas PETI di Wasirawi Manokwari (Foto: Busur Nabire)

“Kami memperoleh informasi bahwa ada oknum aparat keamanan yang diduga memiliki kepentingan dalam aktivitas pertambangan ilegal tersebut, termasuk kepemilikan alat berat seperti excavator yang digunakan untuk melakukan penggalian tanah yang diduga mengandung emas,” ungkapnya.

Ia menyayangkan belum adanya tindakan tegas dari pihak-pihak berwenang terhadap aktivitas yang dinilai melanggar hukum tersebut. Kondisi ini, menurutnya, menimbulkan kesan bahwa negara seolah-olah membiarkan praktik ilegal berlangsung tanpa pengawasan dan penegakan hukum yang jelas.

“Seharusnya aparat penegak hukum hadir untuk memastikan tidak ada praktik pertambangan tanpa izin yang merusak lingkungan dan melanggar hukum. Jika dibiarkan, ini bisa menjadi preseden buruk bagi tata kelola sumber daya alam di Papua Barat,” tegas Warinussy.

LP3BH Manokwari berharap Kapolda Papua Barat dapat segera melakukan investigasi menyeluruh, termasuk menindak tegas jika ditemukan keterlibatan oknum aparat dalam aktivitas PETI di Wasirawi dan wilayah lainnya.

Warinussy juga mendorong sinergi antara Polda Papua Barat dan Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam memastikan implementasi Perdasi Nomor 5 Tahun 2023 tentang Pertambangan Rakyat berjalan efektif dan sesuai koridor hukum nasional.

“Penegakan hukum yang tegas dan transparan akan menjadi bukti kehadiran negara dalam melindungi hak masyarakat adat serta menjaga kelestarian lingkungan hidup di Papua Barat,” pungkasnya.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup