NEWS.BUSURNABIRE.ID — Puncak | Wujud kepedulian dan empati terhadap masyarakat terus ditunjukkan oleh jajaran Polres Puncak. Pada Selasa (28/10/2025), Kapolres Puncak KOMPOL Mardi Marpaung, S.Sos, menerima kunjungan silaturahmi dari tokoh agama Katolik Kabupaten Puncak di Mapolres Puncak.

Kedatangan mereka bertujuan untuk menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan nyata yang telah diberikan Polres Puncak kepada Gereja Katolik Stasi Mundidok Paroki Santo Petrus Ilaga, yang beberapa waktu lalu mengalami musibah pencurian dan perusakan oleh orang tak dikenal (OTK).
Dalam suasana penuh keakraban, perwakilan tokoh agama Katolik menyampaikan apresiasi mendalam kepada Kapolres dan seluruh jajaran atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada jemaat Gereja Mundidok.
“Kami datang untuk menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres dan jajaran. Bantuan yang diberikan sangat berarti bagi kami dan seluruh umat di Gereja Stasi Mundidok,” ujar salah satu perwakilan tokoh agama Katolik yang hadir.

Sebelumnya, gereja tersebut menjadi korban tindak kriminal oleh OTK yang menyebabkan kerugian cukup besar. Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah barang milik gereja hilang dan rusak, antara lain:
- 1 unit diesel (dicuri)
- 1 paket Wifi Starlink (solar cell + aki) (dicuri)
- Uang tunai sebesar Rp180 juta (dicuri)
- 5 liter anggur perjamuan (ditumpahkan)
- 1 unit laptop (dicuri)
- 1 drum bensin isi 60 liter (dicuri)
- 8 unit kasur dan 10 selimut (dicuri)
- Tabernakel beserta isinya (dirusak)
Sebagai bentuk kepedulian, Polres Puncak segera menyalurkan bantuan pemulihan sarana gereja, di antaranya:
- 1 unit diesel pengganti
- 10 steker dan 2 stop kontak
- 10 bola lampu
- 2 gulung kabel roll
- 1 botol oli mesin diesel
- 1 botol air aki
- 60 liter bensin

Bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kembali aktivitas pelayanan dan ibadah di Gereja Mundidok yang sempat terganggu akibat peristiwa tersebut.
Dalam kesempatan itu, Kapolres Puncak KOMPOL Mardi Marpaung menyampaikan bahwa kepolisian akan terus berkomitmen hadir membantu masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun golongan.
“Kami di Polres Puncak tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tapi juga ingin hadir memberikan rasa kepedulian. Apa yang kami lakukan untuk Gereja Mundidok adalah bentuk solidaritas dan rasa tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, pihaknya juga terus berkoordinasi untuk mengungkap kasus pencurian tersebut agar pelaku dapat segera ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Kami tidak akan tinggal diam. Proses penyelidikan terus berjalan agar pelaku dapat segera terungkap,” tegasnya.
suasana penuh kehangatan dan rasa syukur. Para tokoh agama Katolik kemudian berpamitan, meninggalkan Mapolres Puncak dengan membawa pesan perdamaian dan persaudaraan lintas iman.
Melalui kegiatan ini, Kapolres KOMPOL Mardi Marpaung menegaskan bahwa Polri akan terus menjadi pelindung dan sahabat bagi semua golongan masyarakat di Kabupaten Puncak.
“Kami berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga. Gereja, masjid, dan semua rumah ibadah harus menjadi tempat yang aman, damai, dan penuh kasih bagi semua,” tutupnya dengan tegas.













