NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire |Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Muhammad Syarif Letsoin, seorang guru mengaji yang juga memiliki suara emas, berhasil mengharumkan nama daerahnya setelah terpilih sebagai Juara 1 Bintang Radio Indonesia 2025 tingkat Koordinator Wilayah (Korwil) I (Jayapura, Biak, Serui, Bovendigoel, Wamena dan Marauke) Ke Final Tingkat Nasional Bintang Radio Indonesia.
Prestasi gemilang ini mengantarkan dirinya untuk mewakili Papua Tengah di ajang Final Bintang Radio Nasional yang akan digelar di Jakarta bulan depan.

Keberhasilan Syarif Letsoin menjadi buah dari kerja keras, doa, dan semangat luar biasa. Ia bukan hanya dikenal sebagai sosok yang sederhana dan religius, tetapi juga sebagai inspirasi bagi generasi muda Nabire. Dari bilik pengajian, suara merdu Syarif kini menggema hingga ke panggung Tingkat Nasional Final Bintang Radio Indonesia
Kepala LPP RRI Nabire, Surya S. Thalib, S.AP., M.Si, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini.

“Kesuksesan Syarif adalah hasil dari doa seluruh masyarakat Nabire dan dedikasi RRI Nabire dalam menumbuhkan talenta lokal. Kami sangat bangga karena dari enam satuan kerja di Korwil I Jayapura, hanya Syarif dari Nabire yang berhasil menjadi juara pertama kategori pria, dan di Tingkat Nasional Kita mengirimkan Rekamannya Lagi untuk Menuju Ke Final Tingkat Nasional. ujar Surya saat ditemui diruang kerjanya Selasa Siang 14/10/2025
Selain Muhammad Syarif Letsoin, RRI Nabire juga mengirimkan perwakilan perempuan, Natasya, yang hanya mampu meraih peringkat ketiga dalam kategori wanita. Keduanya menjadi bukti bahwa talenta muda dari Papua Tengah mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.
“Ini momentum kebangkitan anak muda Nabire,” tambah Surya penuh semangat.
Syarif sendiri dikenal bukan hanya sebagai penyanyi, tetapi juga qari (pembaca Al-Qur’an) berbakat. Ia pernah menjuarai berbagai lomba tilawah, seperti PTQ Nasional di Yogyakarta, Juara 2 STQH se-Papua Tengah tahun 2025 di Nabire, dan peringkat 13 Nasional Tilawah Remaja Putra di Kalimantan Timur tahun 2024. Di dunia hiburan, namanya juga dikenal publik setelah tampil di D’Academy 5 Indosiar, membawakan lagu “Fatwa Pujangga” dan “Bunga Surgawi”.
Kecintaannya pada musik dangdut sudah tumbuh sejak masa sekolah dasar. Ia mengidolakan Rhoma Irama dan menjadikan musik sebagai sarana dakwah dan inspirasi. Dalam kesehariannya, Syarif tetap sederhana mengajar anak-anak mengaji bersama ayahnya di Nabire, sementara ibunya adalah seorang guru agama.
“Saya tumbuh dari keluarga yang cinta agama dan seni. Keseharian saya membantu ayah mengajar mengaji, sambil terus mengasah kemampuan tilawah dan menyanyi,” ungkapnya dengan rendah hati dikutip dari Channel Youtube D’Academy 5
Kini, langkah Syarif menuju panggung nasional menjadi harapan baru bagi warga Nabire dan Papua Tengah. Semangatnya membuktikan bahwa dari tanah yang jauh di timur Indonesia, lahir bakat besar yang mampu bersinar di tingkat nasional.
Ajang Bintang Radio Indonesia, yang diselenggarakan oleh Radio Republik Indonesia (RRI) setiap tahun, menjadi wadah bagi talenta lokal seperti Syarif untuk menyalakan semangat kebanggaan daerah di seluruh Nusantara.













