>

Ketua Fraksi Gabungan DPRK Intan Jaya, Tianus Bagau, Tolak Kehadiran TNI Non Organik

By BusurNabire.id
Kamis, 25 September 2025 01:09 WIB | 1244 Views
Ketua Fraksi Gabungan DPRK Intan Jaya, Tianus Bagau, Tolak Kehadiran TNI Non Organik (Dok: BusurNabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Sugapa | Ketua Fraksi Gabungan DPRK Intan Jaya, Tianus Bagau, S.Sos, menyatakan penolakan tegas terhadap penempatan TNI non organik di wilayah Intan Jaya, Papua Tengah. Pernyataan itu disampaikan langsung melalui rilis resmi kepada awak media pada Rabu malam, 24 September 2025.

Menurut Tianus Bagau, keberadaan pasukan non organik yang masuk hingga ke distrik-distrik dan menetap di kampung maupun hutan telah menjadi tekanan hidup bagi warga setempat.

“Kehadiran TNI non organik di Distrik Sugapa, Distrik Hitadipa, dan beberapa distrik lain membuat masyarakat semakin tertekan. Mereka menempati tempat-tempat strategis sehingga masyarakat sulit bergerak,” ujarnya.

Ketua Fraksi Gabungan DPRK Intan Jaya, Tianus Bagau, S.Sos, menyatakan penolakan tegas terhadap penempatan TNI non organik di wilayah Intan Jaya  (Dok: BusurNabire)

Ia menilai kondisi tersebut sangat berdampak terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat Intan Jaya yang menggantungkan hidup dari berkebun dan berburu.

“Dulu masyarakat bebas beraktivitas. Sekarang mereka susah berkebun atau berburu karena lokasi yang dulunya aman kini ditempati pos-pos TNI. Situasi ini membuat masyarakat takut dan trauma,” tegas Tianus.

Tianus menambahkan, keberadaan tambahan pasukan bukan jaminan keamanan bagi masyarakat sipil. Sebaliknya, hal itu justru menjadi tekanan baru.

“Intan Jaya adalah daerah konflik. Kehadiran pasukan bukan memberi rasa aman, tapi tekanan. Saya melihat langsung kondisi warga yang tidak lagi bebas menjalani aktivitas hidupnya,” katanya.

Ia juga menyoroti sulitnya membedakan masyarakat sipil dengan anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Hal ini, menurutnya, kerap memicu penangkapan warga sipil yang tidak bersalah.

Sebagai solusi, Tianus Bagau mendesak aparat keamanan untuk menarik pasukan dari kampung maupun hutan ke wilayah ibukota distrik.

“Oleh karena itu, kami meminta Kapolres Intan Jaya dan Dandim Intan Jaya untuk menarik pasukan ke ibukota distrik. Jangan ditempatkan di kampung atau hutan. Dengan begitu, masyarakat bisa kembali beraktivitas seperti biasanya,” pungkas Tianus Bagau.

Baca Juga  Humanis dan Profesional, Kapolres Nabire Kawal Aksi Damai 2026 Mahasiswa Intan Jaya Hingga Tuntas

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup