>

Gubernur Meki Nawipa & Bupati Elvis Tabuni Letakkan Batu Pertama Guest House Papua Tengah

By BusurNabire.id
Jumat, 8 Agustus 2025 09:12 WIB | 281 Views
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa Dan Wakil Gubernur Deinas Geley Didampingi Oleh Bupati Puncak Elvis Tabuni Dan Wakil Bupati Naftali Akawal, Saat Meletakan Batu Pertama Pembangunan Guset House Di Gome, (Foto: Istimewa)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Puncak |Di bawah langit Ilaga yang berkabut, langkah demi langkah Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, bersama Bupati Puncak, Elvis Tabuni, menuju lokasi peletakan batu pertama pembangunan Guest House terasa sarat makna. Jumat, 8 Agustus 2025, menjadi hari bersejarah bagi masyarakat Puncak hari di mana sebuah simbol damai dan pembangunan hadir di tengah wilayah pegunungan yang lama bergelut dengan konflik dan keterisolasian.

Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa Dan  Wakil Gubernur Deinas Geley, Didampingi Oleh Bupati Puncak Elvis Tabuni Dan Wakil Bupati Naftali Akawal, Saat  Meninjau PLTMH Eromaga, Dalam Rangka Membantu Program Listrik Terang 1 X 24 Jam, (Foto: BusurNabire)

Bagi warga Ilaga, momen ini bukan sekadar pembangunan gedung. Ini adalah tanda nyata bahwa pemerintah benar-benar hadir, menembus jarak, medan ekstrem, dan sisa-sisa ketakutan akibat konflik masa lalu.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan dengan suara yang tegas namun penuh kehangatan, bahwa era kompetisi politik telah usai. Ia mengajak semua pihak untuk bergandengan tangan membangun Papua Tengah lima tahun ke depan.

“Sudah tidak ada lagi musuh, tidak ada lagi lawan. Negara selalu bersama dengan orang yang menang, karena negara ingin negeri ini maju,” tegas Nawipa, disambut tepuk tangan warga yang memadati lokasi.

Meki menekankan, masa depan Papua Tengah hanya bisa dibangun oleh orang-orang berpendidikan, sehingga mulai tahun ini pemerintah provinsi akan menggratiskan pendidikan tingkat SMA/SMK. Ia juga mengumumkan program pembangunan rumah rakyat berbahan beton agar tahan terhadap konflik, dan meluncurkan layanan telemedicine yang menghubungkan RSUD Ilaga dan Mulia dengan tenaga medis di Timika.

“Hanya orang sekolah yang bisa bangun negeri ini. Tidak ada cara lain,” ujarnya, menegaskan bahwa program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) akan segera berjalan di Ilaga, Sinak, dan Derbos.

Di hadapan masyarakat, Nawipa juga menyampaikan pesan perubahan mentalitas.

“Kalau kamu kerja, kamu dapat uang. Kalau kamu piara babi, kamu dapat uang. Tidak ada lagi sistem bagi-bagi uang,” ungkapnya.

Baca Juga  John Gobai Usul Pelabuhan Pangkal Kapal Perintis di Nabire dan Mimika
Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa Dan Wakil Gubernur Deinas Geley Didampingi Oleh Bupati Puncak Elvis Tabuni Dan Wakil Bupati Naftali Akawal, Saat Meletakan Batu Pertama Pembangunan Guset House Di Gome, (Foto: Istimewa)

Ia menyerukan tiga tahun tanpa konflik dan palang jalan, agar infrastruktur seperti jalan, kantor, sekolah, rumah ibadah, hingga rumah rakyat dapat dibangun secara total.

“Tiga tahun ini kita bangun total. Setelah itu politik. Jadi jangan bakar-bakar, jangan perang. Kita ini yang Tuhan pilih untuk bangun negeri ini,” tutupnya penuh keyakinan.

Bupati Puncak, Elvis Tabuni, dengan nada penuh haru, menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan Gubernur dan Forkopimda Papua Tengah. Ia menyebut hari itu sebagai lembaran baru bagi pembangunan dan perdamaian di Puncak.

“Gunung boleh tinggi, kabut boleh tebal, tapi kalau hati kita bersatu dan tekad kita kuat, tidak ada yang mustahil,” ucapnya, disambut sorakan semangat warga.

Meski dihadapkan pada medan berat dan situasi keamanan yang kadang tidak menentu, Elvis menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membangun melalui pendidikan, kesehatan, infrastruktur, ekonomi kerakyatan, dan keamanan.

Program Unggulan Pemkab Puncak:

  • Beasiswa Puncak Cerdas untuk mencetak generasi Papua menjadi dokter, guru, dan insinyur.
  • Kerja sama pendidikan luar negeri dan reaktivasi sekolah yang sempat tutup akibat konflik.
  • Pemeriksaan kesehatan gratis dan pengiriman mahasiswa ke Poltekkes.
  • Pembangunan jalan Kago–Aminggaru–Gome dan pengaktifan kembali pembangkit mikrohidro.
  • Program Jumat Peduli Mama Papua sebagai dukungan terhadap UMKM perempuan.
  • Konsolidasi keamanan bersama TNI–Polri, disertai trauma healing dan bantuan pangan bagi korban konflik.

Kehadiran Gubernur Papua Tengah ke Ilaga bukan sekadar kunjungan seremonial. Di tengah dinginnya udara pegunungan, langkah ini membuktikan bahwa pemerintah provinsi benar-benar hadir untuk menyentuh hati dan kebutuhan masyarakat.

“Orang Ilaga jangan bangga tinggal di Timika. Bangun kabupatenmu sendiri. Itu kebanggaan kita,” tegas Meki Nawipa, menutup sambutannya.

Hari itu, bukan hanya batu pertama yang diletakkan, tetapi juga harapan baru yang tertanam di hati masyarakat Puncak—harapan akan damai, sejahtera, dan bangkitnya tanah pegunungan Papua Tengah.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup