NEWS.BUSURNABIhttps://www.instagram.com/news_busur_nabire.id/RE.ID – Nabire: Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, SIK, memimpin apel kesiapan pengamanan yang diadakan di Lapangan Mako Polres Nabire pada Rabu, 30 April 2025. Apel ini melibatkan seluruh personel kepolisian dalam rangka mempersiapkan pengamanan untuk berbagai kegiatan masyarakat yang dijadwalkan pada 1 Mei 2025. Tujuan dari apel kesiapan ini adalah untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan ketertiban di wilayah Nabire, yang menjadi perhatian utama terkait potensi kerumunan dan eskalasi ketegangan yang dapat terjadi selama kegiatan.

Kapolres AKBP Samuel D. Tatiratu dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas keadaan keamanan yang terkendali di Kota Nabire hingga saat ini.
“Kami bersyukur bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Nabire masih berjalan dengan aman dan terkendali,” ujar Kapolres.
Dalam rangka memastikan keberhasilan pengamanan, Kapolres memberikan beberapa instruksi penting yang harus diikuti oleh seluruh personel kepolisian. Ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan perlengkapan yang lengkap, termasuk peralatan komunikasi, gas air mata, dan perlengkapan pengamanan lainnya. Kapolres juga menegaskan agar personel yang terlibat dalam pengamanan segera melakukan pengecekan kelengkapan peralatan setelah apel selesai.

Kapolres melanjutkan, “Setelah apel ini, kita akan melaksanakan patroli ke beberapa lokasi yang dianggap rawan, terutama yang berpotensi menjadi titik perkumpulan massa. Kami akan menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu hoaks yang beredar.”
Terkait dengan potensi kegiatan yang dapat menimbulkan ketegangan, seperti diskusi yang berseberangan dengan NKRI, Kapolres mengingatkan bahwa semua informasi yang berkembang harus segera disampaikan ke pihak berwenang. Ia menginstruksikan seluruh personel untuk segera melaporkan jika terdapat tanda-tanda eskalasi atau perbuatan kriminal di lapangan.
Selain itu, Kapolres juga menegaskan pentingnya pengendalian emosi dalam menghadapi situasi yang dapat memicu ketegangan. Ia mengingatkan para anggota agar selalu mematuhi prosedur yang telah ditetapkan, baik dalam penggunaan kekuatan maupun dalam pengambilan keputusan di lapangan.
“Tindakan represif harus dihindari jika situasi masih memungkinkan untuk diselesaikan dengan cara-cara yang lebih humanis,” tegas Kapolres.

Untuk menghadapi potensi eskalasi, Kapolres mempersiapkan beberapa langkah yang lebih intensif, seperti penggunaan water cannon dan gas air mata jika situasi mencapai tahap merah. Namun, keputusan tersebut akan diambil secara hati-hati, dengan mempertimbangkan keselamatan personel dan masyarakat di sekitar lokasi.
Dalam pengamanan yang akan dilakukan, sebanyak 467 personel kepolisian akan dikerahkan, termasuk dukungan dari dua peloton Brimob dan satu peloton TNI. Kapolres meminta agar semua pihak yang terlibat dapat bekerja dengan sinergi dan kekompakan.
“Kami memerlukan kerjasama yang solid untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Nabire,” ujarnya.
Selain itu, Kapolres juga mengimbau kepada seluruh personel untuk menjaga kesehatan fisik mereka, terutama jika merasa kurang enak badan, agar dapat melaksanakan tugas dengan optimal.
“Jika ada yang merasa tidak sehat, segera berobat. Kesehatan kita adalah prioritas utama,” katanya.
Sebagai bagian dari persiapan, seluruh anggota yang terlibat dalam pengamanan akan melaksanakan apel kesiapan pada pukul 6 pagi di hari H. Kapolres menekankan bahwa keberhasilan pengamanan pada 1 Mei 2025 sangat bergantung pada dukungan dan kerjasama antara kepolisian, masyarakat, dan instansi terkait. “Mari kita bersama-sama menjaga Kota Nabire agar tetap aman, nyaman, dan kondusif untuk semua,” tutupnya.

Dengan adanya pengamanan yang matang dan koordinasi yang baik, diharapkan seluruh kegiatan pada 1 Mei 2025 dapat berjalan dengan aman dan tanpa gangguan yang berarti. Kapolres Nabire juga berharap bahwa seluruh masyarakat dapat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu yang dapat meresahkan.













