Karel Tabuni Soroti Masalah RSU Nabire: Hak Tenaga Medis Tak Terpenuhi, Menajemen Tidak Sehat

By BusurNabire.id
Kamis, 6 Maret 2025 11:46 WIB | 704 Views
Karel Tabuni Soroti Masalah RSU Nabire: Hak Tenaga Medis Tak Terpenuhi, Menajemen Kurang Sehat

NEWS.BUSURNABIRE.ID Nabire: Karel Tabuni, Anggota DPRK Kabupaten Nabire dari Partai PAN, menyampaikan keprihatinannya terkait permasalahan yang terjadi di Rumah Sakit Umum (RSU) Kabupaten Nabire. Menurutnya, aksi demo yang dilakukan oleh dokter, suster, dan perawat disebabkan oleh belum terpenuhinya hak-hak mereka. Hal ini berdampak pada pelayanan pasien yang tidak berjalan normal, tidak hanya bagi masyarakat Nabire tetapi juga bagi 8 kabupaten lainnya yang bergantung pada RSU tersebut.

“Karena hak mereka belum terpenuhi, pelayanan kepada pasien menjadi tidak normal. Ini yang membuat situasi di rumah sakit sering demo,” ujar Karel Tabuni saat ditemui diruang kerjanya Kamis 6/3/2025.

Ia menambahkan bahwa pihaknya akan mengundang DPR Provinsi dan DPRD Kabupaten untuk mengadakan rapat bersama pada Selasa depan guna membahas permasalahan ini secara komprehensif.

Karel Tabuni, yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi A DPRK Kabupaten Nabire, menyampaikan adanya dugaan indikasi korupsi dalam manajemen RSU Nabire.

“Uang dari pusat sudah dibayarkan, tetapi di RSU Nabire uangnya tidak ada. Ini pertanyaan besar, kemana uangnya?” tegasnya.

Ia menegaskan bahwa masalah kesehatan harus menjadi prioritas utama. “Kita harus membangun kesehatan dulu, baru membangun daerah. Bagaimana mau membangun daerah kalau kita sendiri tidak sehat atau tidak normal?” ucap Karel Tabuni.

RSU Nabire seharusnya juga menghasilkan pendapatan dari pasien non-OAP (Orang Asli Papua) yang berobat, baik melalui operasi, pembelian obat di apotek Non OAP, maupun rawat inap di kelas VIP atau kelas lainnya, Namun, Karel Tabuni mempertanyakan kemana uang hasil pendapatan tersebut selama ini.

“Uang yang dihasilkan dari pasien non-OAP, baik dari operasi, pembelian obat Non OAP, atau rawat inap, Pembayaran BPJS, Serta adanya Dana Dari Pusat, Dari semua itu kan ada sumber Dananya, seharusnya bisa digunakan untuk meningkatkan pelayanan dan membayarkan Hak hak yang saat ini Demo. Tapi, kemana uangnya? Ini yang harus kita selidiki, manajemen kurang sehat sehingga dampaknya masyarakat 8 kabupaten lebih khusus warga kabupaten Nabire,” tambahnya.

Baca Juga  Breaking News Nabire: Dua Jenazah Ditemukan Misterius, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan

Karel Tabuni berharap semua permasalahan ini dapat diselesaikan secepatnya agar masyarakat dapat terlayani dengan baik dan pasien bisa cepat sembuh.

“Kita akan mengundang semua pihak terkait, termasuk Bupati, untuk duduk bersama dan mencari solusi terbaik,” ujarnya.

Rencana rapat bersama ini diharapkan dapat mengungkap akar permasalahan dan memberikan solusi konkret untuk memperbaiki sistem pelayanan di RSU Nabire. Masyarakat pun berharap agar masalah ini segera ditangani agar pelayanan kesehatan dapat kembali normal. (red)

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup