
NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Nabire, Muhammad Syarif, S.S., S.Pd., mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj sebagai ajang mempererat silaturahmi dan memperkuat toleransi di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Nabire. Hal ini disampaikannya usai menghadiri peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al Qodri, Karang Tumaritis, Nabire, Sabtu malam (8/2/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad Syarif menegaskan bahwa keberagaman di Papua harus menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan, bukan perpecahan.
“Isra Mi’raj bukan hanya peristiwa spiritual bagi umat Islam, tetapi juga momentum untuk memperkuat hubungan sosial, menjaga persaudaraan, dan membangun harmoni di tengah keberagaman masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah memberikan perhatian pada perayaan keagamaan ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah, yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur, atas kehadiran dan dukungan dalam peringatan Isra Mi’raj ini. Kehadiran pemerintah adalah bentuk kepedulian terhadap umat Islam di Nabire,” tambahnya.

Lebih lanjut, Muhammad Syarif berharap agar masyarakat Kabupaten Nabire dapat mengambil hikmah dari peristiwa Isra Mi’raj, terutama dalam memperbaiki kualitas ibadah dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan.
“Mari kita jadikan momen ini untuk meningkatkan keimanan serta mempererat hubungan antarumat beragama, sehingga kita dapat hidup berdampingan dalam kedamaian,” ungkapnya.
Acara peringatan Isra Mi’raj di Masjid Al Qodri ini berlangsung khidmat, dihadiri oleh berbagai tokoh agama, pemerintah, dan masyarakat. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Al-Mulk dan Sholawat Nariyah, serta dilanjutkan dengan tausiyah oleh ketua MUI Kabupten Nabire KH Rohimin Abdur Rohman dan dilanjutkan doa bersama
Syarif menambahkan Dengan semangat peringatan Isra Mi’raj, MUI Kabupaten Nabire berharap agar seluruh elemen masyarakat semakin memperkuat persatuan, menjaga toleransi, dan terus membangun Nabire sebagai daerah yang damai dan harmonis di Tanah Papua.













