NEWS.BUSURNABIRE.ID. Nabire : Papua Tengah | Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah resmi meresmikan Gedung Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA) Nurul Iman di Kampung Bumi Mulia, Distrik Wanggar, Kabupaten Nabire, Kamis (5/2/2026). Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pendidikan keagamaan nonformal sekaligus membangun karakter generasi muda Papua Tengah yang berakhlak dan berdaya saing.

Peresmian Gedung TPA Nurul Iman tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Papua Tengah dalam mendorong penguatan pendidikan berbasis nilai-nilai keagamaan di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan zaman.
Dalam sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, yang dibacakan oleh Ukkas, disampaikan permohonan maaf karena gubernur belum dapat hadir secara langsung akibat tugas kedinasan di luar daerah. Meski demikian, Gubernur menitipkan salam hangat kepada seluruh masyarakat Kampung Bumi Mulia serta tamu undangan yang hadir.
“TPA merupakan ruang strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter dan akhlak. Pendidikan Al-Qur’an sejak dini menjadi fondasi penting dalam membangun Papua Tengah yang maju dan bermartabat,” demikian kutipan sambutan Gubernur Papua Tengah.

Peresmian Gedung TPA Nurul Iman di Nabire ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Nabire, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Papua Tengah, para alim ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus TPA Nurul Iman Provinsi Papua Tengah, Kapolres Nabire, serta insan pers.
Atas nama Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Gubernur menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada panitia, pengurus, serta masyarakat Kampung Bumi Mulia yang telah berkontribusi dalam pembangunan gedung tersebut. Apresiasi juga diberikan kepada para donatur yang telah memberikan dukungan, baik materi maupun moril, hingga pembangunan Gedung TPA Nurul Iman dapat diselesaikan dengan baik.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para dermawan menjadi kunci suksesnya pembangunan sarana pendidikan keagamaan di Papua Tengah.
Saat ini, TPA Nurul Iman telah menampung sekitar 80 santri. Dengan adanya gedung baru yang representatif, diharapkan minat anak-anak untuk mempelajari Al-Qur’an semakin meningkat.
Keberadaan Gedung TPA Nurul Iman dinilai tidak hanya sebagai tempat belajar membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter dan pembentukan generasi Qurani di Kabupaten Nabire.

Selain menjadi lembaga pendidikan dasar keagamaan, TPA Nurul Iman juga diproyeksikan sebagai wadah pembinaan calon penghafal Al-Qur’an (hafiz dan hafizah), serta qari dan qariah yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah di tingkat regional maupun nasional.
Pemprov Papua Tengah berharap keberadaan TPA Nurul Iman di Distrik Wanggar dapat menjadi model pengembangan pendidikan nonformal berbasis agama di wilayah lain, seperti Nabire, Timika, Puncak, Puncak Jaya, Deiyai, Paniai, dan Dogiyai.
Gubernur Papua Tengah juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para orang tua, untuk aktif mendorong anak-anak mengikuti pendidikan di TPA serta menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun.
“Gedung ini bukan hanya milik pengurus, tetapi milik bersama. Mari kita jaga dan manfaatkan secara optimal demi kemajuan pendidikan berkarakter di Papua Tengah,” pesan Gubernur dalam sambutannya.

Peresmian Gedung TPA Nurul Iman di Nabire diharapkan memberikan dampak positif dan berkelanjutan dalam mencetak generasi muda Papua Tengah yang beriman, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
Dengan penguatan pendidikan Al-Qur’an sejak usia dini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah optimistis dapat membangun fondasi karakter yang kokoh bagi generasi penerus daerah, sekaligus memperkuat identitas sosial dan spiritual masyarakat di Bumi Cenderawasih bagian tengah.













