NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-49 Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) di Kabupaten Nabire resmi ditutup dengan kemeriahan Lomba Panahan Antar Pilar yang berlangsung selama dua hari, 22–23 November 2025, di Nocken Archery Field, Jalan Pipit, Kampung Kaliharapan.

Ajang ini menjadi salah satu cabang olahraga unggulan yang mempererat kekompakan seluruh pilar KKSS di Nabire.
Sebagai Ketua Seksi Sub Cabor Panahan, Musab memimpin langsung jalannya pertandingan sejak awal hingga selesai. Ia memastikan seluruh rangkaian lomba berjalan tertib, aman, dan penuh antusiasme dari para atlet maupun pendukung.
Saat diwawancarai awak media News.busurnabire.id pada Minggu sore, 23 November 2025, Musab menyampaikan Lomba Panahan dalam rangka merayakan HUT KKSS ke-49 Tahun 2025 resmi kita selenggarakan sebagai salah satu cabang olahraga yang diperlombakan.

Ia menjelaskan bahwa tahun ini panahan menjadi salah satu cabor yang paling banyak diminati, dengan keterlibatan penuh dari 12 pilar KKSS.
“Dalam lomba ini ada enam kategori: Putra Dewasa, Putri Dewasa, Beregu Putra, Beregu Putri, Remaja Putra, dan Remaja Putri. Total kategori yang dipertandingkan berjumlah enam,” ujar Musab.
Ia juga mengungkapkan bahwa cabor panahan bukan sekadar agenda internal KKSS, tetapi bagian dari pembinaan atlet panahan di Papua Tengah.

“Salah satu kegiatan ini juga merupakan kerja sama antara KKSS dan Perdasi Papua Tengah untuk mengikuti Kejuaraan Nasional di Bromo yang diselenggarakan oleh BP Pordasi Pusat. Juara pertama kategori Putra Dewasa akan mewakili Provinsi Papua Tengah untuk bertarung memperebutkan Piala Ketua BP Pordasi.”ujar Musab
Sebagai Ketua Seksi Sub Cabor Panahan Musab juga menyampaikan pembaruan data peserta final:
“Untuk jumlah peserta secara keseluruhan itu 155 orang. Dewasa Putra ada 55 peserta, Dewasa Putri ada 34 peserta, sementara kategori remaja berjumlah 40 peserta.”

Besarnya jumlah peserta menunjukkan bahwa panahan kini menjadi salah satu olahraga yang digemari masyarakat KKSS di Nabire.
Rincian jumlah peserta:
* Remaja Putra–Putri: 40 atlet
* Putra Dewasa: 55 atlet
* Putri Dewasa: 34 atlet
* Beregu Putri: 12 pilar
* Beregu Putra: 14 pilar
Antusiasme ini, menurut Musab, merupakan bukti bahwa panahan telah menjadi sarana pemersatu sekaligus media pembinaan generasi muda dalam meraih prestasi.
Pertandingan berlangsung dalam enam kategori dengan jarak tembak berbeda, yakni:
• Remaja Putra U16 – 15 meter
• Remaja Putri U16 – 15 meter
• Putra Dewasa – 50 meter
• Putri Dewasa – 30 meter
• Beregu Putra Dewasa – 40 meter
• Beregu Putri Dewasa – 30 meter

Arena Nocken Archery Field selama dua hari dipenuhi sorakan dukungan dari tiap pilar yang hadir memberikan semangat kepada atletnya.
Daftar Juara Setiap Kategori
Remaja Putra U16
* Emas: Fairus (Pangkep)
* Perak: Kaisar (KKMB)
* Perunggu: Riski (Hikma)
Remaja Putri U16
* Emas: Nafisa (Pinrang)
* Perak: Moza (IKAMA)
* Perunggu: Mifta (To’Sonawa)
Putri Dewasa
* Emas: Herlinda (Pinrang)
* Perak: Ana (Maros)
* Perunggu: Nurlina (To’Sonawa)
Beregu Putri Dewasa
* Emas: To’Sonawa (Nurlina, Lestari, Wilda)
* Perak: Pangkep I (Dahlia, Hj. Risma, Hj. Anti)
* Perunggu: Pinrang (Herlinda, Nunuk, Surgawi)
Putra Dewasa
* Emas: H. Bahtiar (Pangkep)
* Perak: M. Hatta (Hikma)
* Perunggu: Abd. Jalal (KKMB)
Beregu Putra Dewasa
* Emas: Bone I (Abd. Jalal, H. Dodi, Agustan)
* Perak: Hikma I (Hatta, Alfian, Paisar Nassar)
* Perunggu: To’Sonawa (Zulkifli, H. Tajuddin, Samiruddin)
Suasana pertandingan sangat meriah dengan berbagai yel-yel khas pilar KKSS. Baik atlet pemula maupun berpengalaman tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Ini bukan hanya kompetisi, tetapi momentum memperkuat persaudaraan KKSS. InsyaAllah ke depan kegiatan panahan akan terus kita tingkatkan dan kita dorong atlet-atlet KKSS agar mampu bersaing di tingkat lebih tinggi.”Ucap Musab
Kemeriahan ini sekaligus membuktikan bahwa olahraga panahan memiliki masa depan cerah di Nabire dan berpotensi besar melahirkan atlet yang mampu bersaing hingga tingkat nasional.
Panahan menjadi salah satu cabor paling diminati dalam rangkaian HUT KKSS ke-49. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga memperlihatkan potensi besar generasi muda KKSS dalam dunia olahraga.
Selain pertandingan panahan, panitia juga memberikan apresiasi khusus untuk Best Costume Khas Sulawesi Selatan, yang berhasil mencuri perhatian para penonton dan juri.
Penghargaan Best Costume diraih oleh:
- Muhlis – Pilar To’Siba
- H. Ismail – Pilar IKAMA
- Hasdar – Pilar Pangkep
Ketiganya dinilai menampilkan busana khas Sulawesi Selatan yang elegan, penuh identitas budaya, serta memiliki karakter kuat sebagai wakil pilar masing-masing.
Penghargaan ini sekaligus menambah warna dan kemeriahan lomba panahan, menjadikan kegiatan bukan hanya kompetisi olahraga, tetapi juga ajang menampilkan budaya daerah.













