>

Brigjen Alfred Papare Pimpin Technical Meeting Kejurda Bola Voli Piala Gubernur Papua Tengah 2025

By BusurNabire.id
Minggu, 19 Oktober 2025 10:09 WIB | 203 Views
Brigjen Alfred Papare Pimpin Technical Meeting Kejurda Bola Voli Piala Gubernur Papua Tengah 2025 (Foto: Busur Nabire)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Semangat kebangkitan olahraga di Tanah Papua Tengah kembali bergema. Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Tengah resmi menggelar Technical Meeting Kejuaraan Daerah (Kejurda) Bola Voli Piala Gubernur Papua Tengah Tahun 2025 di Aula LPP RRI Nabire, Minggu (19/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Alfred Papare, S.I.K., yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Papua Tengah.

Dalam arahannya, Brigjen Papare menegaskan pentingnya menjunjung tinggi nilai sportivitas serta menjadikan Kejurda Bola Voli Piala Gubernur sebagai ajang pembinaan atlet asli Papua Tengah.

Brigjen Alfred Papare Pimpin Technical Meeting Kejurda Bola Voli Piala Gubernur Papua Tengah 2025 (Foto: Busur Nabire)

Brigjen Pol Alfred Papare menyampaikan bahwa penunjukannya sebagai Ketua Umum PBVSI Papua Tengah merupakan amanah besar yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan, walau organisasi baru berjalan, Gubernur Papua Tengah Meki F. Nawipa memberikan kepercayaan penuh untuk menggelar turnamen besar ini.

“Penunjukkan ini tentu menjadi tanggung jawab yang sangat berat karena organisasi kita belum berjalan dengan baik. Tapi Bapak Gubernur meminta kita membuat pertandingan bola voli untuk memperebutkan Piala Gubernur. Jadi sore ini kita berkumpul untuk mengikuti technical meeting demi suksesnya ajang ini,” ujar Alfred Papare.

Menurutnya, perhatian Gubernur terhadap perkembangan olahraga di Papua Tengah sangat besar. Gubernur Meki Nawipa disebut memiliki komitmen kuat untuk menghidupkan kembali cabang-cabang olahraga yang digemari masyarakat, terutama bola voli, yang terbukti menjadi olahraga paling populer di berbagai wilayah Papua Tengah.

“Kita lihat setiap sore, lapangan-lapangan di Nabire dan daerah lain selalu dipenuhi masyarakat yang bermain voli. Ini bukti bahwa bola voli sangat digemari. Harapan saya, ke depan kalau kita mau cari pemain voli yang hebat, datang saja ke Papua Tengah,” tambahnya penuh semangat.

Baca Juga  Putra Aminudin Pastikan Haji 2026 Nabire Sukses, 79 Jemaah Tiba dan 1 Masih Dirawat di Madinah

Kejurda Bola Voli Piala Gubernur Papua Tengah 2025 ini menjadi sejarah baru karena diselenggarakan di tiga kabupaten berbeda, yaitu Nabire, Timika, dan Paniai.

“Pak Gubernur mendesain turnamen ini agar berlangsung di tiga kabupaten. Mungkin baru kali ini terjadi untuk satu cabang olahraga. Tujuannya agar masyarakat di seluruh wilayah juga bisa menikmati dan menyaksikan pertandingan secara langsung,” jelas Alfred.

Rencananya, pertandingan akan dimulai di Nabire sebagai pool A, kemudian berlanjut di Timika (pool B), dan babak semifinal serta final akan dilaksanakan di Paniai.

“Gubernur ingin menyaksikan langsung pertandingan di Nabire. Setelah itu baru kita pindah ke Timika dan Paniai. Sistem ini memberi kesempatan agar semua daerah bisa berpartisipasi dan merasakan semangat olahraga bersama,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Papua Tengah menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan KONI Papua Tengah yang bekerja keras mempersiapkan turnamen meski menghadapi berbagai keterbatasan sarana dan prasarana.

“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh panitia yang bekerja siang malam. Walaupun banyak kendala, tapi semangat kebersamaan membuat semua berjalan dengan baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, Gubernur Meki Nawipa telah menegaskan dukungannya terhadap pelaksanaan Kejurda Bola Voli ini dan dipastikan akan hadir langsung saat pembukaan resmi.

Alfred juga menjelaskan bahwa pelaksanaan di Nabire memiliki kekhasan tersendiri. Karena keterbatasan fasilitas, panitia memanfaatkan hanggar bekas bandara lama Nabire sebagai arena pertandingan voli.

“Gor yang ada di Nabire belum representatif. Jadi kami sulap hanggar bandara lama menjadi lapangan semi-outdoor. Ini bentuk kreativitas dan tanggung jawab kami agar pertandingan tetap bisa terlaksana,” terangnya.

Sementara itu, untuk lokasi pertandingan di Timika dan Paniai akan menggunakan lapangan indoor standar nasional. Ia pun meminta seluruh peserta memahami kondisi tersebut dan tetap menjunjung tinggi semangat kompetisi yang sehat.

Baca Juga  Wakil Bupati Nabire Burhanuddin Pawennari Dampingi Kepulangan Jemaah Haji Kloter 27 Makassar

“Tidak ada unsur kesengajaan atau perbedaan. Kita semua ingin memberikan yang terbaik untuk olahraga Papua Tengah,” tegasnya.

Brigjen Papare juga menekankan pentingnya sportivitas, baik dari atlet, pelatih, ofisial, maupun para suporter.

“Mari kita jaga sportivitas dalam pertandingan. Tujuan utama turnamen ini adalah hiburan bagi masyarakat dan ajang pencarian bibit unggul atlet Papua Tengah,” ujarnya.

Ia mengingatkan agar seluruh pihak menjaga keamanan selama pertandingan berlangsung. Polda Papua Tengah, Polres Nabire, Polres Mimika, dan Polres Paniai juga akan ikut membantu pengamanan agar seluruh kegiatan berjalan damai dan tertib.

“Saya tidak ingin ada gesekan di lapangan maupun di luar lapangan. Jaga nama baik Gubernur yang sudah sangat luar biasa membuat turnamen ini,” tegasnya.

Turnamen Piala Gubernur Papua Tengah ini juga memberikan total hadiah sebesar Rp300 juta bagi para pemenang. Jumlah ini menjadi yang terbesar sepanjang sejarah penyelenggaraan turnamen bola voli tingkat provinsi di Tanah Papua.

“Hadiah totalnya mencapai 300 juta rupiah. Ini bentuk penghargaan atas semangat dan perjuangan seluruh atlet serta kabupaten yang berpartisipasi,” ujar Alfred.

Delapan kabupaten di Papua Tengah telah mengonfirmasi keikutsertaan mereka, yaitu Nabire, Paniai, Dogiyai, Deiyai, Mimika, Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya.

Salah satu cita-cita besar dari pelaksanaan Kejurda Bola Voli ini adalah membentuk tim voli Papua Tengah yang seluruh pemainnya merupakan anak-anak asli daerah.

“Saya sudah sampaikan kepada Pak Gubernur dan Ketua Panitia bahwa kita ingin tim voli Papua Tengah nanti semuanya anak-anak Papua. Tidak ada pemain impor dari luar,” tegas Alfred.

Ia menjelaskan, sistem seleksi yang diterapkan akan menjamin keterwakilan atlet lokal dari tiap kabupaten. Semua pemain akan diseleksi berdasarkan kemampuan, bukan latar belakang atau koneksi.

Baca Juga  Hari Bhayangkara ke-80, Wakapolda Papua Tengah Ajak Personel Teladani Semangat Pahlawan

“Kita tidak ingin ada unsur kekayaan atau pilih kasih. Siapa pun yang punya kemampuan akan mendapat kesempatan. Kami ingin membangun tim yang benar-benar mencerminkan wajah Papua Tengah,” lanjutnya.

Dalam jangka panjang, PBVSI Papua Tengah berencana menghadirkan pelatih profesional dari luar Papua selama satu tahun untuk mentransfer ilmu kepada pelatih lokal.

“Tahun pertama kita akan kontrak pelatih terbaik dari luar, tapi hanya satu tahun. Setelah itu kita akan mandiri dengan pelatih asli Papua Tengah yang sudah belajar ilmunya,” papar Alfred.

Ia menegaskan, langkah ini diambil agar ke depan seluruh struktur pembinaan atlet voli di Papua Tengah dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.

Kejurda Bola Voli Piala Gubernur Papua Tengah 2025 bukan sekadar turnamen, tetapi momentum kebangkitan olahraga dan persatuan daerah. Melalui semangat “Dari Papua Tengah untuk Indonesia”, ajang ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang kelak mengharumkan nama daerah di level nasional bahkan internasional.

“Saya ingin ke depan kalau orang bicara soal pemain voli terbaik, mereka akan bilang carilah di Papua Tengah. Karena di sinilah bakat-bakat hebat itu lahir,” tutup Brigjen Pol Alfred Papare penuh optimisme.

Kegiatan Technical Meeting ini menjadi awal dari rangkaian panjang Kejurda Bola Voli Piala Gubernur Papua Tengah 2025. Dengan dukungan penuh dari Gubernur Meki Nawipa dan kerja keras panitia serta PBVSI Papua Tengah, turnamen ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan karakter, persaudaraan, dan sportivitas.

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup