NEWS.BUSURNABIRE.IDhttps://www.instagram.com/news_busur_nabire.id/– Nabire: Seorang warga Kampung Air Mandidi Kabupaten Nabire Papua Tengah, Adriana Sahempa, yang telah tinggal di RT 004 RW 002 sejak tahun 2007, mengirimkan surat terbuka kepada Kepala Kampung dan Bamuskam setempat terkait keluhan tentang kondisi jalan Argo Wisata dan fasilitas lainnya yang hingga kini tidak mendapatkan perhatian.

Dalam surat tersebut, Adriana mengungkapkan bahwa sejak 2016, keluarga dan dirinya tinggal di Jalan Argo Wisata yang juga berfungsi sebagai jalur evakuasi bagi warga setempat. Namun, jalan ini tidak pernah mendapat perbaikan atau perhatian dari pemerintah kampung, meskipun beberapa titik jalannya hampir putus dan terendam air saat hujan. “Saat ini, jalan masih bisa dilalui dengan kendaraan saat panas, namun begitu hujan turun, jalan terendam air dan nyaris putus,” ungkap Adriana.
Adriana menyebutkan bahwa permohonan untuk memperbaiki jalan dengan material sirtu sudah diajukan beberapa kali kepada Kepala Kampung dan Sekretaris Kampung, namun tidak pernah mendapat tanggapan. “Jalan kami seolah tidak terlalu penting dibandingkan jalan ke tempat yang tidak berpenghuni, meskipun setiap Musrembang Kampung, jalan Argo Wisata tidak pernah masuk dalam rencana program kerja,” tulis Adriana dalam surat terbuka tersebut.
Adriana juga menambahkan bahwa, meskipun kami yang ada kendaraan, kondisi jalan yang rusak parah mempersulit perjalanan sehari-hari.
“Kami yang punya kendaraan saja rasanya susah, apalagi yang harus berjalan kaki… terpaksa harus menerobos air dan lumpur,” ungkapnya dengan penuh kekhawatiran.
Selain itu, Adriana juga mengeluhkan masalah tiang listrik permanen yang belum dipenuhi oleh pemerintah kampung. Saat ini, kabel listrik yang terpasang di rumahnya dan beberapa rumah warga lainnya sudah menyentuh tanah, yang berpotensi menyebabkan kecelakaan jika tidak segera diperbaiki. Ia menambahkan bahwa meskipun telah mengajukan permohonan untuk tiang listrik permanen, permohonan tersebut tidak pernah digubris.
Sebagai warga yang telah menetap selama 18 tahun, Adriana berharap agar permohonannya dapat segera dipertimbangkan, agar jalan Argo Wisata dan fasilitas umum lainnya dapat diperbaiki demi kenyamanan dan keselamatan warga. Ia juga mengungkapkan rasa kecewa karena selama ini tidak ada tanggapan yang memadai terhadap masalah yang dihadapi oleh warga di sepanjang jalan tersebut.
Dengan surat terbuka ini, Adriana berharap ada perhatian lebih dari Kepala Kampung dan Bamuskam untuk memenuhi kebutuhan dasar yang sangat penting bagi keselamatan dan kenyamanan warganya.













