
NEWS.BUSURNABIRE.ID Nabire: Perselisihan hasil Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai akhirnya mencapai titik akhir setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak tiga permohonan sengketa yang diajukan oleh tiga pasangan calon. Dengan keputusan ini, proses sengketa Pilkada Dogiyai resmi selesai, dan kini saatnya seluruh masyarakat Dogiyai bersatu menjaga keamanan serta membangun daerah secara bersama-sama.
Ketua KPU Kabupaten Dogiyai, Elias Petege, melalui pesan WhatsApp kepada awak media pada Rabu (5/2/2025) pukul 15:14 WIT, menyampaikan bahwa setelah penetapan hasil pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Dogiyai pada 7 Desember 2024, tiga pasangan calon mengajukan permohonan ke MK untuk menggugurkan SK KPU Kabupaten Dogiyai Nomor 701 tentang penetapan hasil pemilihan. Permohonan sengketa tersebut diajukan dengan nomor perkara sebagai berikut:
- Perkara No. 175/PHPU.BUP.XXIII/2025 diajukan oleh Paslon 06.
- Perkara No. 178/PHPU.BUP.XXIII/2025 diajukan oleh Paslon 04.
- Perkara No. 194/PHPU.BUP.XXIII/2025 diajukan oleh Paslon 03.
Setelah mendengar seluruh keterangan dari pemohon, termohon, pihak terkait, serta Bawaslu, MK pada hari ini membacakan putusan pendahuluan (Dismissal). Putusan ini menilai apakah suatu perkara layak dilanjutkan ke persidangan pembuktian atau dihentikan. Hasilnya, MK menyatakan bahwa ketiga permohonan sengketa tersebut DITOLAK dan tidak layak untuk dilanjutkan ke persidangan pembuktian.
Dengan putusan ini, maka tahapan berikutnya adalah KPU Kabupaten Dogiyai akan menetapkan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam waktu tiga hari setelah menerima salinan putusan MK.
Sehubungan dengan selesainya proses hukum terkait Pilkada Dogiyai, masyarakat Dogiyai diimbau untuk bersatu demi keamanan dan kemajuan daerah. Kami mengajak seluruh tim pendukung dari enam pasangan calon untuk:
- Saling mengakui dan menerima hasil Pilkada, serta merangkul seluruh elemen masyarakat demi membangun Dogiyai.
- Bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Dogiyai.
- Mengakhiri kontestasi politik dan bersatu dalam semangat persatuan untuk membangun Dogiyai ke arah yang lebih baik.
Pilkada telah usai, kini saatnya semua elemen masyarakat, tanpa kecuali, bergandengan tangan untuk mewujudkan Dogiyai yang lebih sejahtera dan harmonis.













