>

Anggota DPRD Papua Tengah Ardi: 20 % Jatah Non Oap Di Harapkan Bagi Yang Lahir Dan Besar Di Papua

By BusurNabire.id
Rabu, 5 Februari 2025 05:44 WIB | 701 Views
Anggota DPRD Papua Tengah Ardi: 20 % Jatah Non Oap Di Harapkan Bagi Yang Lahir Dan Besar Di Papua

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire – Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ardi ST, menegaskan bahwa penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Papua telah diatur dalam Surat Keputusan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Pernyataan tersebut disampaikan kepada awak media pada Rabu, 5 Februari 2025, di Kantor Gubernur papua Tengah usai mengikuti kegiatan. Ardi menjelaskan bahwa keputusan ini mengatur secara jelas penerimaan pegawai di enam provinsi di tanah Papua dengan sistem kuota khusus, yakni 80 persen untuk Orang Asli Papua (OAP) dan 20 persen untuk non-OAP.

“Di Provinsi Papua Tengah, dalam penerimaan CPNS tahun ini, 80 persen kuota diberikan kepada Orang Asli Papua, sementara 20 persen lainnya diperuntukkan bagi non-OAP. Namun, untuk kuota non-OAP ini diprioritaskan bagi mereka yang telah lama tinggal di Papua dan mengenyam pendidikan di daerah ini, minimal sejak tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP),” ujar Ardi ST.

Ardi juga menegaskan bahwa ketentuan ini selaras dengan kebijakan afirmasi yang bertujuan meningkatkan keterwakilan masyarakat asli Papua dalam pemerintahan, khususnya di Provinsi Papua Tengah. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan masyarakat Papua Tengah dapat lebih berperan aktif dalam pembangunan daerah mereka sendiri.

Lebih lanjut, Ardi menyampaikan bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengumumkan penerapan sistem kuota ini secara merata di seluruh Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua. Hal ini bertujuan memastikan bahwa kebijakan afirmasi benar-benar diterapkan secara efektif dalam perekrutan Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah, sekaligus mempersempit kesenjangan dalam bidang pemerintahan dan birokrasi. Dengan adanya aturan yang jelas ini, pemerintah berharap dapat menciptakan sistem rekrutmen yang lebih adil dan berpihak kepada masyarakat asli Papua serta non-OAP yang telah lama berdomisili di Papua Tengah,” ujar Ardi.

Baca Juga  Waspada Penimbunan dan Permainan Harga, Papua Tengah Tingkatkan Pengawasan Perdagangan

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup