NEWS.BUSURNABIRE.ID – NABIRE: Dalam rangka menghadapi perayaan Natal dan libur Tahun Baru, Pertamina bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah memastikan kesiapan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di seluruh wilayah Papua Tengah. Peninjauan ini berlangsung di Terminal Pertamina Nabire, Jalan Frans Kaisiepo, Jumat 27 Desember 2024 sebagai langkah strategis untuk menjamin pasokan BBM tetap aman dan terkendali
Fuel Terminal Manager Nabire, Dzulkifli Pratama Suardi, menyampaikan bahwa Terminal Nabire mengandalkan dua sumber utama, yaitu IT Wayame dan FT Biak, untuk memasok kebutuhan BBM.
“Kami menggunakan pola distribusi multimoda yang mencakup jalur darat, laut, dan udara. Wilayah distribusi meliputi Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, dan Intan Jaya,” ujar Dzulkifli.
Ia menambahkan, stok BBM saat ini memadai untuk memenuhi kebutuhan selama masa liburan. Ketahanan stok mencakup Pertamax hingga 24 hari, Pertalite 14 hari, dan Biosolar 4 hari. Tambahan pengiriman sebanyak 1.900 kiloliter (KL) Biosolar akan tiba dengan kapal MT Fortune Spirit pada 29 Desember, disusul 2.600 KL melalui MT Merauke yang dijadwalkan tiba pada 31 Desember.
Sales Branch Manager Papua Tengah 1, Wira Satyawan Yudhiantara P, menjelaskan bahwa distribusi BBM mencakup delapan kabupaten. Lima kabupaten dilayani melalui Terminal Nabire, sementara tiga lainnya melalui Terminal Timika.
“Rata-rata konsumsi harian untuk solar dan dexlite mencapai 99 KL, Pertalite 106-140 KL, dan Pertamax 20-40 KL per hari,” ungkapnya.
Selama musim liburan, Pertamina mencatat adanya peningkatan permintaan BBM, khususnya untuk solar dan minyak tanah.
“Permintaan solar naik sebesar 7%, sedangkan minyak tanah meningkat hingga 20%. Untuk mengantisipasi lonjakan ini, kami menambah stok minyak tanah sebanyak 211 KL,” jelas Wira.
Namun, tantangan tetap ada, terutama di wilayah pedalaman. Longsor di KM 130 sempat menghambat akses distribusi, tetapi upaya perbaikan jalan dilakukan dengan dukungan pemerintah daerah. Dzulkifli memastikan suplai BBM akan tetap terjaga meski menghadapi kendala ini.
Pertamina mengimbau masyarakat agar menggunakan sistem barcode di SPBU guna memastikan distribusi BBM berjalan tepat sasaran. Hal ini diharapkan dapat mencegah penimbunan atau distribusi tidak merata.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan Pertamina berkomitmen penuh untuk menjaga kelancaran pasokan BBM selama libur Natal dan Tahun Baru.
“Kami ingin masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman, tanpa kendala kebutuhan bahan bakar,” ujar Dzulkifli.
Dengan strategi distribusi yang matang dan sinergi bersama pemerintah daerah, Papua Tengah dipastikan siap menghadapi masa liburan dengan ketersediaan BBM yang aman dan terkendali.














