>

Tokoh Masyarakat Papua kecam Tindakan KKB Rugikan Banyak Pihak

By BusurNabire.id
Selasa, 7 Maret 2023 10:58 WIB | 197 Views

NEWS.BUSURNABIRE.ID – MIMIKA – Para tokoh masyarakat dan tokoh adat Papua menilai gerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dengan melakukan kekerasan jelas telah merugikan banyak pihak.

Tokoh adat Suku Kamoro, Mimika, Marianus Magnaiteko sungguh prihatin melihat gerakan KKB. Menurutnya perlu ada pendekatan-pendekatan kekeluargaan baik itu melalui adat dan gereja.

“Tetapi kalau secara kekerasan itu saya rasa bukan itu sebagai umat manusia, yang saudara kita KKB sebagai umat manusia, anggota TNI-Polri itu umat manusia, tenaga-tenaga kerja itu umat manusia. Kami sangat prihatin tidak boleh diperlakukan seperti itu.

“Kami orang adat sangat menayangkan kenapa?, betapa indahnya bapak Jokowi punya perhatian khusus bagaimana membangun infrastruktur yang baik dari kota ke kampung dan ada orang yang mengacaukan keadaan,” kata Marianus di Mimika, Papua Tengah, Selasa (7/3/2023).

Sementara Kepala Suku Damal, Kabupaten Mimika, Yulius Hagabal berujar bahwa meski berbeda suku dengan masyarakat di Kabupaten Nduga, namun masalahnya cukup besar untuk Tanah Papua. Ia juga meminta Suku Damal tidak terpengaruh apa yang terjadi di Nduga.

“Saya ingin menyampaikan sekaligus mengajak suku Damal yang mendiami tanah Papua tidak terpengaruh oleh oknum-okunum yang tidak bertanggung jawab, dalam hal ini berjuang di luar mereka panggilan, kami juga panggilan, siapa pun dia menjadi panggilan hati menjaga kamtibmas. Saya menggaris bahwa masyarakat sipil khususnya di Kabupaten Mimika berharap kita saling jaga keamanan, keutuhan stabilitas keamanan, jaga pembangun yang berlangsung,” tegasnya.

Senada dengan Marianus dan Yulius, tokoh pemuda Kabupaten Mimika, Agustinus Anggaiba melihat bahwa tidak dibenarkan KKB pimpinan Egianus Kogoya melakukan kekerasan. Dirinya menginginkan Papua aman dan membutuhkan pembangunan “Kami tokoh pemuda supaya kita kedepankan prikemanusiaan dari kelompok Egianus. Papua membutuhkan pembangunan, bukan membutuhkan pembunuhan dan pengacau,” ujarnya seraya memastikan Papua merupakan bagian dari NKRI.

Baca Juga  MUI Nabire Imbau Umat Islam Gelar Shalat Istisqa Hadapi Kemarau Panjang dan Krisis Air

Sementara Tokoh Intelektual Kabupaten Mimikan dan Kabupaten Puncak, Yonias Kula mengatakan kondisi Pupua secara keseluruhan sebenarnya aman-aman saja. Tetapi kata Yonias pada tahun 2022 dan 2023 banyak kejadian-kejadian kekerasan oleh kelompok Egianus dan terakhir ini adalah penyanderaan pilot Susi Air. Masyarakat setempat di Nduga, Puncak dan Intan Jaya dapat beraktivitas kembali. “Kalau tidak dikembalikan, masyarakat banyak mengungsi di sini (Mimika), Nabire dan Jayapura,” ujarnya.

Dia juga mengimbau para pemuda di Papua jangan mudah terprovokasi, meski ada yang pro maupun kontra dengan kelompok KKB. “Jangan terjerumus hal-hal yang tidak berguna, lebih bagus tidak usah, kalau bisa masyarakat terlebih khusus adik-adik kita yang SMA dan SMP gampang sekali bergabung dengan Pak Egianus dan kelompoknya,” ucap Yonias. (REDAKSI)

Berita Terkait

🇮🇩 **DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-81** 🇮🇩 **17 Agustus 2026** Dengan semangat **“Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”**, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai semangat bersama dalam memperkuat persatuan, membangun daerah, dan mewujudkan Papua Tengah yang semakin maju. Gubernur Papua Tengah **Meki Nawipa, S.H.** bersama Wakil Gubernur Papua Tengah **Deinas Geley, S.Sos., M.Si.** menyampaikan ucapan **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81**. 🇮🇩 **Bersatu dalam keberagaman, bergerak bersama untuk Papua Tengah yang maju dan Indonesia yang semakin kuat.** **Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.** **Dirgahayu Republik Indonesia ke-81! 🇮🇩** #HUTRI81 #DirgahayuRI #IndonesiaMerdeka #PapuaTengah #MekiNawipa #DeinasGeley #IndonesiaBerdaulat #IndonesiaMaju
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup