BeritaBudayaDaerahDuniaHukumInvestigasiPolriTNI

Polres Merauke tangani kasus temu mayat di jalan Menara lampu satu.

Share

Busurnabire.id  _Merauke, – Kepala Kepolisian Resor Merauke AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum melalui Kasubbag Humas AKP Ariffin, S.Sos menjelaskan bahwa Kasat Reskrim AKP Agus F.Pombos, SIK beserta tim busernya saat ini masih melakukan penyelidikan terkait kasus temu mayat di jalan Menara lampu satu Merauke. Jumat,18/6/2021.

Diketahui kasus temu mayat kemarin (17/6) sekitar pukul 17.00 wit bertempat di jl.Menara Lampu Satu Kampung Bahari Kel. samkai,Distrik Merauke,kab.Merauke telah ditemukan seorang mayat Laki-laki

Adapun Identitas korban Marius Toffy, Nalayan/Perikanan, berumur :31 Tahun, Jenis kelamin:Laki-Laki beralamat di jalan menara lampu satu kel.samkai distrik merauke kabupaten Merauke.

Saksi atas nama Fransiskus Frengky Toffy Laki-laki, 29 tahun, Islam, Nelayan, jl.menara lampu satu kel.samkai,Distrik Merauke,Kab.Merauke,Prov.Papua.

Diketahui Kronologis kejadiannya Pada hari rabu tanggal 17 juni 2021, sekitar jam 14.30 wit bertempat di gudang pabrik es lampu satu jl.menara lampu satu kel.samkai,distrik merauke ,kab.merauke,Prov Papua, yg mana saksi adalah saudara kandung korban sendiri mendapat tlp dari istri korban untuk meminta tolong ke gudang untuk mengecek/memanggil korban kemudian setelah saksi datang dan mengetuk jendela kamar korban namun tdak ada suara kemudian saksi mempunyai firasat tdak enak kemudian saksi langsung mendobrak pintu kamar korban lalu masuk melihat korban yg sudah tengkurap kemudian saksi membungunkan korban namun saksi melihat korban sudah tidak bernyawa dan saksi melihat badan korban yang sudah kaku,kemudian saksi membalik korban sambil menangis dan saksi langsung memberitahu keluarga yang lain untuk datang melihat korban,kemudian denagn kejadian ini saksi dan keluarga melaporkan kejadian tersebut ke pihak Kepolisian.

Setelah melakukan olah Tkp oleh Tim Identitifikasi Polres Merauke kemudian Korban dibawa ke rumah sakit umum merauke (Kamar Jenazah untuk di periksa oleh dokter dan selama pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban.
“ Diduga korban meninggal kerena sakit karena ditemukan ditubuh korban dalam keadaan membiru dan hitam sebagaimana orang meninggal karena sakit pada umumnya, namun tim buser tetap akan lakukan penyelidikan sebab sebab kematian korban.”(red)

Loading

You may not copy the content of this page belonging to news.busurnabire.id