NEWS.BUSURNABIRE.ID –Nabire : Papua Tengah | Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kabupaten Nabire mulai mematangkan persiapan Kejuaraan Daerah (Kejurda) Balap Motor 2026 yang direncanakan berlangsung pada November mendatang. Kejuaraan ini menjadi salah satu langkah IMI Nabire untuk mengembangkan olahraga otomotif sekaligus menjaring pembalap potensial yang dapat mewakili Papua Tengah pada ajang olahraga tingkat nasional.
Ketua IMI Kabupaten Nabire, La Ode Nuri, mengatakan Kejurda Balap Motor 2026 tidak hanya berorientasi pada persaingan antarpembalap. IMI Nabire juga akan memanfaatkan kejuaraan tersebut untuk menilai kemampuan atlet muda sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
“Direncanakan bulan November 2026. Ini juga sebagai ajang mencari bibit muda untuk kami seleksi mengikuti ajang PON 2028. Kebetulan potensi pembalap di Tanah Papua, khususnya Nabire, sangat antusias sekali,” ujar La Ode Nuri, Sabtu (10/10/2026).

Menurut La Ode Nuri, antusiasme generasi muda terhadap olahraga balap motor menjadi peluang bagi IMI Nabire untuk memperkuat pembinaan atlet otomotif. Melalui kompetisi yang terarah, organisasi ini ingin memberikan kesempatan kepada pembalap lokal untuk mengukur kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi.
La Ode Nuri mengungkapkan bahwa IMI Nabire telah menjalankan pembinaan terhadap 20 pembalap sejak tahun sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebanyak 10 pembalap telah memiliki lisensi.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya IMI Nabire membangun fondasi olahraga otomotif yang lebih terarah. Organisasi ini ingin memastikan bahwa pembalap muda tidak hanya memiliki keberanian dan keterampilan di lintasan, tetapi juga memperoleh pembinaan yang mendukung perkembangan mereka sebagai atlet.
“Dari tahun lalu, kami juga sudah membina sebanyak 20 pembalap, yang sudah berlisensi sebanyak 10 orang. Ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk kebangkitan otomotif,” katanya.
Pembinaan tersebut juga diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi pembalap Nabire untuk mengikuti kompetisi resmi. Dengan demikian, potensi lokal dapat berkembang melalui latihan, pengalaman bertanding, serta proses seleksi atlet yang sesuai dengan kebutuhan kompetisi.
Selain menyiapkan peserta, IMI Nabire perlu mematangkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan Kejurda Balap Motor 2026. Persiapan tersebut mencakup koordinasi dengan pihak terkait, penentuan lokasi, kesiapan teknis perlombaan, serta pengaturan keselamatan bagi pembalap dan penonton.

Dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, komunitas otomotif, dan pihak terkait lainnya juga menjadi faktor penting untuk menunjang kelancaran kejuaraan. Koordinasi yang baik dapat membantu penyelenggara menciptakan kompetisi yang tertib sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang aman bagi para atlet.
IMI Nabire berharap Kejurda Balap Motor 2026 dapat menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan atlet otomotif di Kabupaten Nabire dan wilayah Papua Tengah. Melalui kejuaraan ini, IMI Nabire menargetkan munculnya pembalap muda berpotensi yang mampu meningkatkan prestasi daerah dan bersaing pada level nasional, termasuk dalam persiapan menuju PON 2028.













