NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire ;Papua Tengah | Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperkuat koordinasi lintas sektor dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting dan penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui Rapat Koordinasi Strategi Penguatan Intervensi Kesehatan dan Sinergi Lintas Sektor yang digelar di Nabire, Selasa (29/9/2026).

Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa yang disampaikan oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, S.Sos., M.Si., pemerintah menegaskan bahwa persoalan stunting dan kemiskinan ekstrem merupakan tantangan pembangunan yang membutuhkan penanganan bersama dari berbagai sektor.
Victor Fun menyampaikan bahwa kedua persoalan tersebut memiliki keterkaitan erat dan tidak dapat diselesaikan hanya melalui pendekatan kesehatan semata. Menurutnya, diperlukan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, perangkat daerah, serta seluruh pemangku kepentingan agar intervensi yang diberikan benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.
“Penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem tidak dapat dilakukan oleh satu sektor saja. Dibutuhkan kerja bersama, koordinasi, integrasi program, serta komitmen seluruh pihak agar setiap intervensi dapat menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” ujar Victor Fun mewakili Gubernur Papua Tengah.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat dalam menentukan sasaran program. Melalui perencanaan berbasis data, pemerintah dapat mengidentifikasi keluarga yang membutuhkan intervensi, jenis layanan yang diperlukan, serta wilayah yang menjadi prioritas.
Victor Fun menjelaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya bergantung pada jumlah kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga pada sejauh mana program tersebut mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Data dan sasaran harus terintegrasi sehingga intervensi yang diberikan dapat saling melengkapi dan tidak berjalan sendiri-sendiri,” katanya.
Dalam rapat koordinasi tersebut, pemerintah menegaskan bahwa penanganan stunting memiliki cakupan yang luas. Selain sektor kesehatan, persoalan ini juga berkaitan dengan pendidikan, ketahanan pangan, sanitasi, akses air bersih, perlindungan sosial, kondisi ekonomi keluarga, serta kualitas lingkungan tempat tinggal masyarakat.
Menurut Pemerintah Provinsi Papua Tengah, pendekatan multisektor menjadi kunci agar anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dengan dukungan layanan kesehatan, pendidikan, dan lingkungan yang memadai.
Gubernur Papua Tengah melalui sambutan yang disampaikan Victor Fun meminta para bupati dan jajaran pemerintah kabupaten di wilayah Papua Tengah untuk memperkuat komitmen bersama dalam menangani stunting dan kemiskinan ekstrem.
Pemerintah daerah juga diminta memastikan tidak terjadi tumpang tindih program antarinstansi. Setiap perangkat daerah harus memiliki peran, tugas, dan kontribusi yang jelas sesuai kewenangannya.
“Jangan sampai ada program yang berjalan sendiri-sendiri, sementara masih terdapat masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan dan intervensi yang dibutuhkan,” jelasnya.
Rapat koordinasi ini juga menjadi momentum evaluasi terhadap capaian program yang telah berjalan. Pemerintah ingin mengetahui berbagai keberhasilan, kendala, kesenjangan layanan, serta kebutuhan dukungan yang diperlukan masing-masing kabupaten.
Hasil pertemuan diharapkan menghasilkan langkah tindak lanjut yang terukur dan dapat diterapkan oleh pemerintah kabupaten maupun perangkat daerah dalam mempercepat penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan ekstrem.

Pemerintah Provinsi Papua Tengah juga menegaskan komitmennya untuk memastikan kelompok masyarakat rentan, termasuk keluarga berisiko stunting dan masyarakat miskin ekstrem, mendapatkan perhatian secara berkelanjutan.
Melalui forum koordinasi tersebut, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengajak seluruh pihak untuk bekerja berdasarkan data, memperkuat koordinasi, menghindari ego sektoral, serta memastikan setiap program memiliki target dan hasil yang jelas.
“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dilaksanakan, tetapi dari perubahan nyata yang dirasakan masyarakat,” ujar Victor Fun.
Pemerintah berharap sinergi lintas sektor ini mampu mempercepat terwujudnya masyarakat Papua Tengah yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera melalui program pembangunan yang terarah, terpadu, dan berkelanjutan.













