NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire, Papua Tengah | Warga di Jalan Surabaya, Kelurahan Karang Mulia, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria di dalam sebuah kamar kos pada Sabtu malam (7/3/2026).
Korban diketahui berinisial K (45), seorang buruh harian lepas yang juga bekerja sebagai tukang ojek di wilayah Kota Nabire. Pria tersebut diketahui tinggal seorang diri di kamar kos tempat ia ditemukan meninggal dunia.

Penemuan mayat ini bermula ketika salah satu penghuni kos mencium bau tidak sedap yang menyengat dari arah kamar korban sekitar pukul 19.00 WIT.
Salah seorang saksi berinisial S (38) menuturkan, ia pertama kali menyadari kejanggalan itu saat pulang menjemput istrinya dari tempat kerja sekitar pukul 17.00 WIT.
“Waktu saya buka pagar kos, langsung tercium bau menyengat dari arah kamar korban. Saya juga melihat ada cairan seperti minyak keluar dari dalam kamar,” ujar S kepada wartawan.
Merasa curiga dengan kondisi tersebut, ia kemudian masuk ke kamar kosnya dan mencoba memastikan sumber bau dengan membuka pintu bagian belakang. Namun, bau busuk justru semakin kuat tercium dari arah kamar korban yang saat itu dalam keadaan terkunci.

Karena khawatir terjadi sesuatu, saksi kemudian melaporkan hal tersebut kepada pemilik kos. Pemilik kos selanjutnya menghubungi pihak kepolisian untuk melakukan pengecekan.
Saksi juga mengaku terakhir kali melihat korban pada Rabu siang saat keduanya berpapasan di jalan. Saat itu korban sedang bekerja sebagai tukang ojek.
Menurut keterangan warga sekitar, korban dikenal sebagai tukang ojek yang biasa mangkal di kawasan Nabarua, Nabire, dengan menggunakan helm berwarna biru.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Nabire IPTU Bagi T. membenarkan adanya penemuan mayat di kamar kos tersebut.
“Iya benar, kami menerima laporan adanya penemuan mayat di salah satu kamar kos di Jalan Surabaya, Kelurahan Karang Mulia,” ujar IPTU Bagi saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Sabtu malam.
Dari lokasi kejadian, aparat kepolisian juga menemukan sejumlah barang milik korban, di antaranya satu unit telepon genggam merek Oppo warna hitam, kartu identitas berupa KTP dan SIM C, serta kartu berobat dari Puskesmas Nabarua atas nama korban.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sebelum mengevakuasi jenazah korban.

Jenazah selanjutnya dibawa ke Ruang Jenazah RSUD Nabire untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan penyebab kematian.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut, termasuk mengumpulkan keterangan saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
Polisi juga belum dapat memastikan penyebab kematian korban, namun tidak menutup kemungkinan akan dilakukan pemeriksaan lanjutan guna mengungkap fakta sebenarnya di balik peristiwa tersebut.
Peristiwa ini pun sempat menjadi perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi setelah mengetahui adanya penemuan mayat di kamar kos tersebut.













