NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) terus memperluas eksistensinya di Tanah Papua. Kali ini, organisasi kebangsaan non-politik tersebut resmi mengukuhkan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) BMP RI Kabupaten Nabire dalam sebuah prosesi yang berlangsung khidmat di kediaman Plt Ketua DPD BMP RI Papua Tengah, Melky Sedek F.I Rumawi.

Acara pengukuhan dipimpin langsung oleh Melky Sedek, yang juga merupakan anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, dan disaksikan oleh sejumlah tokoh pemuda serta pengurus pusat. Dalam momentum bersejarah ini, Surat Keputusan Nomor 01/SK/DPD BMP-PPT/2025 resmi menetapkan susunan pengurus BMP Kabupaten Nabire periode 2025–2030.
Usai menyaksikan pengukuhan tersebut, Sekretaris Jenderal DPP BMP RI, Ali Kabiay, menyampaikan bahwa pengukuhan merupakan langkah wajar dalam pembentukan organisasi dan menjadi bagian penting dari arahan hasil Musyawarah Nasional (Munas) BMP RI yang digelar 10 April 2025 lalu.
“Pengukuhan dalam organisasi adalah hal yang lumrah. Melalui penyerahan SK dan ADRT kepada pengurus DPC BMP Kabupaten Nabire, kami ingin memastikan BMP bisa berkembang dan membesar di seluruh wilayah Provinsi Papua Tengah,” ujar Kabiay.

Ali Kabiay menegaskan bahwa Kabupaten Nabire menjadi titik awal dari rencana strategis BMP RI untuk membentuk kepengurusan di tujuh kabupaten lain di wilayah Papua Tengah.
“Saya ditugaskan langsung oleh Ketua Umum dan pembina DPP untuk mendampingi proses pengembangan organisasi di Papua Tengah. Apalagi saya anak asli Nabire, jadi ini juga bentuk pengabdian kepada tanah kelahiran,” lanjutnya.
Sementara itu, Plt Ketua DPD BMP RI Papua Tengah, Melky Sedek F.I Rumawi, menyatakan bahwa organisasi BMP RI hadir sebagai wadah nasionalisme generasi muda Papua. Ia juga telah menyediakan sekretariat sebagai pusat aktivitas pengurus di Papua Tengah.
Dalam waktu dekat, BMP RI Kabupaten Nabire akan melaksanakan berbagai kegiatan sosial, termasuk aksi bersih pantai, pembagian sembako untuk janda dan duda, serta mendukung program pemerintah seperti makanan bergizi gratis.
“Kami akan bersinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjaga kondusivitas wilayah. Kalau Papua Tengah aman, maka pembangunan ekonomi, pendidikan, hingga kebudayaan bisa berjalan dengan baik,” tutur Sekjen BMP RI itu.

Lebih lanjut, BMP menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi organisasi non-politik yang inklusif, merangkul semua kalangan tanpa membedakan suku, agama, adat, ras, dan status sosial.
Dengan semangat nasionalisme dan dedikasi untuk Tanah Papua, pengukuhan DPC BMP RI Kabupaten Nabire menjadi langkah awal yang signifikan dalam misi membangun Papua Tengah yang aman, sejahtera, dan berkarakter Merah Putih.













