NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Nabire periode 2025–2029, Mesak Magai, S.Sos., M.Si, menegaskan komitmennya untuk memajukan dunia olahraga di Nabire. Hal itu ia sampaikan dalam sambutan usai pelantikan dan pengukuhan pengurus KONI Kabupaten Nabire di Aula RRI Nabire, Jumat (19/9/2025).
Mesak Magai membuka sambutannya dengan ucapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kesempatan dan amanah yang dipercayakan kepadanya. Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang hadir, mulai dari jajaran KONI Provinsi Papua Tengah, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pengurus cabang olahraga, tokoh masyarakat, hingga insan pers.
“Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa. Hari ini kita bisa hadir dalam suasana sukacita dan penuh semangat. Saya berterima kasih atas dukungan semua pihak, terutama KONI Provinsi Papua Tengah, pemerintah daerah, serta seluruh cabang olahraga yang hadir di sini,” ujar Mesak Magai.

Dalam penyampaiannya, Mesak Magai menegaskan bahwa jabatan Ketua KONI bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga amanah besar. Ia menilai, tantangan ke depan adalah bagaimana membawa semua cabang olahraga di Nabire agar berkembang lebih baik dan mampu mencetak atlet berprestasi.
“Ini bukan hanya soal pelantikan, tetapi amanat besar. Kita punya tanggung jawab untuk menggali potensi generasi muda, membina atlet, dan menyiapkan mereka untuk tampil di event nasional bahkan internasional. Tugas ini berat, tetapi dengan kebersamaan kita pasti bisa,” katanya penuh semangat.
Mesak Magai menekankan bahwa KONI Nabire adalah wadah pemersatu seluruh cabang olahraga. Ia menggambarkan KONI sebagai “rumah besar dengan banyak kamar” yang harus menampung semua cabor tanpa terkecuali.
“Di rumah besar KONI ini, semua cabang olahraga harus merasa memiliki tempat yang sama. Tidak ada yang lebih besar atau lebih kecil. Semua penting, semua butuh dukungan. Karena hanya dengan bersatu, olahraga Nabire bisa maju,” tegasnya.
Dalam sambutannya, Mesak menyinggung pentingnya pembinaan atlet sejak usia dini. Ia menilai, Nabire bersama Timika sudah memiliki fondasi yang baik dalam mengembangkan olahraga, namun enam kabupaten lain di Papua Tengah juga harus ikut bergerak.
“Kita harus siapkan atlet dari delapan kabupaten. Nabire siap jadi rumah pembinaan bagi mereka. Ketika ada event besar, kita ingin atlet Papua Tengah tampil percaya diri, siap bersaing, dan membawa nama baik daerah,” jelasnya.
Mesak Magai juga menyoroti pentingnya kompetisi yang berkesinambungan. Ia mencontohkan bahwa cabang olahraga seperti sepak bola dan voli cukup berkembang di Nabire dan Timika, namun cabor lain juga harus diberikan ruang.
“Kita tidak bisa hanya fokus ke sepak bola. Olahraga lain juga punya potensi besar. Karena itu, saya akan dorong agar semua cabor mendapat kesempatan, punya turnamen, dan bisa melahirkan atlet berprestasi,” tuturnya.

Di bagian lain sambutannya, Mesak Magai secara khusus menyinggung klub sepak bola Persinab Nabire yang dalam waktu dekat akan berlaga di Liga 3. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung Persinab, meski perjalanan tim ini tidak selalu mulus.
“Persinab adalah kebanggaan kita. Walau kadang gagal, saya tidak akan berhenti membina. Justru kegagalan menjadi pelajaran agar kita bisa lebih kuat. Saya ingin Persinab bangkit dan berprestasi, menjadi simbol semangat olahraga Nabire,” ungkapnya.
Lebih jauh, Mesak menekankan bahwa olahraga tidak hanya soal prestasi, tetapi juga sarana mempersatukan masyarakat. Menurutnya, setiap event olahraga mampu menghadirkan kebersamaan, semangat juang, dan kebanggaan bersama.
“KONI adalah rumah kita. Nabire rumah kita. Papua Tengah rumah kita. Melalui olahraga, kita bisa bersatu, saling mendukung, dan bersama-sama mengangkat nama daerah,” ucapnya.
Dengan gaya bicara penuh semangat, Mesak Magai menutup sambutannya dengan harapan besar bagi dunia olahraga Nabire. Ia menegaskan komitmen untuk bekerja keras bersama seluruh pengurus KONI, cabang olahraga, pemerintah, dan masyarakat.
“Ini rumah kita bersama. Saya tidak bisa bekerja sendiri, tapi bersama kita bisa. Mari kita majukan olahraga Nabire demi kebanggaan Papua Tengah dan Indonesia. Tuhan memberkati kita semua,” pungkas Mesak Magai.













