NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Menjelang pembukaan resmi Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) I Tingkat Provinsi Papua Tengah Tahun 2025, panitia pelaksana sukses menggelar pawai ta’aruf sebagai salah satu rangkaian pembuka kegiatan. Pawai berlangsung meriah pada Rabu sore, 10 Juli 2025, dimulai dan berakhir di halaman Masjid Al-Falah, Nabire.
Ribuan masyarakat turut menyaksikan kemeriahan pawai yang melintasi Jalan Merdeka dan kembali ke titik awal. Acara ini dimeriahkan dengan penampilan drum band dan kasidah dari siswa SD dan SMP Yayasan Islam Nabire, serta keikutsertaan para kafilah peserta STQH dan panitia dari tujuh kabupaten di Provinsi Papua Tengah.

Ketua Panitia STQH I Papua Tengah, Hansari, S.Sos., M.Si., menyebut bahwa pawai ta’aruf merupakan bagian penting dalam tradisi LPTQ. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi menjadi sarana mempererat ukhuwah antar-kafilah sekaligus bentuk syiar yang membangkitkan semangat Islami di tengah masyarakat.
“Pawai ini bukan hanya pembuka acara STQH, tetapi juga media motivasi bagi peserta dan simbol kebersamaan antar daerah. Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat,” ujar Hansari.
Dari total delapan kabupaten di Papua Tengah, tujuh kabupaten mengirimkan delegasi terbaik mereka. Sementara, Kabupaten Intan Jaya belum dapat hadir karena kendala teknis.
Panitia pelaksana menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, relawan, hingga masyarakat yang turut menyukseskan kegiatan awal ini.
“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik untuk seluruh kafilah selama berada di Nabire. STQH ini adalah sejarah baru untuk Papua Tengah, dan kami ingin semua peserta merasa nyaman dan aman,” tambah Hansari.
Kegiatan STQH Tingkat Provinsi Papua Tengah akan berlangsung pada 11–13 Juli 2025, sebagai ajang seleksi resmi pertama sejak provinsi ini terbentuk. Diharapkan, ajang ini melahirkan qari dan qariah terbaik yang akan mewakili Papua Tengah ke tingkat nasional.
Pawai ta’aruf menjadi cerminan semangat tinggi dan kolaborasi antar daerah dalam mengangkat nilai-nilai keislaman dan mempererat kebersamaan melalui STQH.













