NEWS.BUSURNABIRE.ID – Puncak Jaya: Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) pasca bentrokan antar kelompok beberapa hari lalu, Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare, S.I.K., bersama Kapolres Puncak Jaya dan jajaran personel kepolisian melaksanakan patroli jalan kaki di sekitar Kota Mulia, Jumat (14/2/2025).

Kapolda Papua Tengah menegaskan bahwa patroli ini bertujuan untuk memastikan situasi tetap aman serta mengimbau masyarakat agar menahan diri dan mengedepankan penyelesaian damai.
“Kami memulai patroli dari Mako Polres Puncak Jaya dan menyusuri jalan utama guna memantau langsung situasi di lapangan,” ujar Brigjen Pol. Alfred Papare saat awak media Menerima pres release dari Humas Polda Papua Tengah di Puncak Jaya Sabtu 15/2/2025
Dalam patroli tersebut, pihak kepolisian mendapati beberapa warga masih membawa senjata tradisional seperti panah. Kapolda menegaskan bahwa sesuai kesepakatan, pihaknya akan melakukan penyitaan terhadap senjata yang berpotensi digunakan untuk bentrokan.
“Kami telah menyita beberapa senjata dan langsung memusnahkannya dengan cara dipatahkan. Kami berharap ini menjadi peringatan agar masyarakat tidak lagi membawa senjata di ruang publik,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Brigjen Alfred Papare juga menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pertemuan dengan kedua kubu yang terlibat bentrokan, khususnya pihak korban, guna mendorong penyelesaian konflik melalui mekanisme adat.
“Kami sudah menemui pihak-pihak terkait dan mendorong mereka untuk duduk bersama serta menyelesaikan permasalahan secara adat. Kami berharap kesepakatan damai bisa segera tercapai,” jelasnya.
Sebagai langkah antisipasi, kepolisian telah menempatkan personel di tiga pos strategis untuk mencegah potensi bentrokan susulan.
“Kami telah mengerahkan personel di tiga titik pengamanan guna menghindari aksi saling serang. Harapan kami, dalam beberapa hari ke depan, kesepakatan damai bisa tercapai sehingga aktivitas masyarakat kembali normal,” pungkas Kapolda Papua Tengah. Patroli yang dilakukan ini menjadi bukti keseriusan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas di Kabupaten Puncak Jaya serta menciptakan rasa aman bagi masyarakat pasca konflik yang terjadi.













