
NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Menjelang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait Pilkada Kabupaten Nabire, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. menggelar pertemuan strategis dengan para tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama guna memperkuat koordinasi demi menjaga stabilitas keamanan. Kegiatan ini berlangsung di Aula RBP Polres Nabire pada Kamis (30/1/2025) pukul 16.00 WIT.
Tatap muka ini juga dihadiri oleh Kasat Binmas Polres Nabire AKP Yadang, Kasat Intelkam Polres Nabire AKP Petrus Paranoan, serta KBO Sat Binmas IPTU Ambrozius Manery. Kehadiran para tokoh dari berbagai elemen masyarakat menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga situasi tetap kondusif di Kabupaten Nabire.

Dalam sambutannya, AKBP Samuel D. Tatiratu mengapresiasi kehadiran para tokoh yang berperan penting dalam menjaga keamanan daerah. Ia menekankan bahwa semua aktivitas masyarakat, baik di sektor ekonomi maupun pemerintahan, harus tetap berjalan normal.
“Apapun hasil putusan MK nantinya, kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan stabilitas daerah. Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Polres Nabire telah mengaktifkan kembali lima Pos Kamtibmas yang akan diisi oleh personel gabungan dari Polri, TNI, dan Satpol PP,” ungkap Kapolres.

Ia juga menegaskan bahwa penyampaian aspirasi harus dilakukan sesuai dengan aturan hukum dan tidak boleh disertai tindakan anarkis atau membawa senjata tajam.
Selain membahas situasi politik, Kapolres juga menyoroti peningkatan kasus begal, pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta tindakan kriminal lainnya. Ia meminta dukungan dari tokoh masyarakat untuk mengedukasi generasi muda agar tidak terlibat dalam kejahatan.
Sebagai upaya preventif, Kapolres mendorong masyarakat untuk memasang CCTV di lingkungan mereka guna membantu pengungkapan tindak kejahatan. “Kami juga akan menindak tegas peredaran miras ilegal serta terus memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan,” tegasnya.
Dalam sesi diskusi, para tokoh masyarakat menyampaikan berbagai saran dan harapan kepada pihak kepolisian agar keamanan tetap terjaga. Menanggapi hal tersebut, Kapolres Nabire berkomitmen untuk menindaklanjuti semua masukan yang diberikan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.

Kegiatan ini berlangsung dengan aman dan tertib hingga selesai pada pukul 18.00 WIT. Dengan adanya komunikasi yang erat antara Kepolisian dan masyarakat, diharapkan Kabupaten Nabire tetap kondusif menjelang dan setelah putusan MK diumumkan.













