NEWS.BUSURNABIRE.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Papua Tengah, Anwar Harun Damanik, S.STP., MM, secara langsung melantik Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Mimika, Yonathan Demme Tangdilintin, di Aula Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah 13 Januari 2025.
Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini dihadiri oleh berbagai tokoh penting, termasuk pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang memberikan arahan seusai prosesi pelantikan.
Dalam acara tersebut, turut hadir Ketua Dewan Pengawas KPK periode 2024-2029, Irjen Pol Benny Jozua Mamoto, dan Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Hardianto Harefa. Selain itu, sejumlah pejabat tinggi dari berbagai instansi turut hadir, antara lain Brigjen TNI Alfi Sahri Lubis (Kabinda Papua Tengah), Kolonel Inf Feksi Dimuri Anggi (Kasrem 173/PVB), Paulina Marey (Wakil Ketua I MRP Papua Tengah), Yohanes Kemong (Anggota DPRP Papua Tengah), serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi dan Kabupaten.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, dibacakan Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri RI No. 100.2.1.3-20 Tahun 2025 tentang pengangkatan Penjabat Bupati Mimika. Dalam keputusan tersebut, Menteri Dalam Negeri memberhentikan Valentinus Sudarjanto Sumito dan mengangkat Yonathan Demme Tangdilintin, Direktur Pelatihan Antikorupsi KPK RI, sebagai Penjabat Bupati Mimika yang baru.
Prosesi pengambilan sumpah/janji jabatan dipimpin langsung oleh Anwar Harun Damanik. Yonathan Demme Tangdilintin secara resmi dilantik sebagai Penjabat Bupati Mimika menggantikan pejabat sebelumnya. Setelah pengambilan sumpah/janji, acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan, pemasangan pangkat, dan penyematan tanda jabatan.
Dalam sambutannya, PJ Gubernur Papua Tengah Anwar Harun Damanik menegaskan bahwa pergantian dan pengangkatan pejabat bupati merupakan bagian dari aktivitas pemerintahan yang rutin dilakukan dalam birokrasi. “Kepada bapak Penjabat Bupati yang baru saja dilantik, saya sampaikan bahwa kita semua harus menjalankan tugas secara profesional, terutama dalam situasi saat ini, pasca pelaksanaan Pilkada,” ujarnya.
Terkait situasi politik di Mimika, Anwar Harun Damanik menyoroti adanya gugatan Pilkada yang masih diproses di Mahkamah Konstitusi (MK). Ia mengingatkan bahwa pemerintah daerah perlu mempersiapkan diri untuk menghadapi kemungkinan pelaksanaan pemungutan suara ulang (PSU), termasuk koordinasi dengan penyelenggara pemilu seperti KPU, Bawaslu, serta aparat keamanan TNI dan Polri.
PJ Gubernur juga menyoroti tingginya angka inflasi di Mimika yang mencapai 3,99%, yang disebabkan oleh wabah African Swine Fever (ASF) yang mengakibatkan kematian banyak ternak babi. Ia berharap agar Pj. Bupati yang baru dapat mengambil langkah-langkah strategis untuk mengendalikan inflasi, termasuk melakukan intervensi pasar dan mendatangkan komoditas yang langka di Mimika.
Selain itu, Anwar Harun Damanik mengingatkan seluruh ASN di Mimika bahwa pergantian pejabat birokrasi adalah hal yang biasa dalam pemerintahan. “Pergantian ini bukan hasil politik, tetapi merupakan perintah pimpinan, dalam hal ini Menteri Dalam Negeri. Oleh karena itu, ASN harus tetap profesional dan netral dalam menjalankan tugas,” tegasnya.
Dengan ruang fiskal yang besar, ia berharap Pemkab Mimika mampu mendorong percepatan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Terkait hasil evaluasi APBD Mimika, Anwar Harun Damanik mengungkapkan beberapa catatan penting, di antaranya:
– Mandatory spending untuk anggaran pendidikan belum mencapai minimal 20%;
– Adanya inkonsistensi antara RKUD, KUA/PPAS, dan RAPBD;
– Masih terdapat uraian belanja yang tidak memiliki korelasi langsung dengan keluaran (output).
Menutup sambutannya, PJ Gubernur menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota Dewan Pengawas dan Sekjen KPK yang memberikan arahan terkait edukasi pencegahan korupsi. “Saya ucapkan selamat bertugas kepada Bapak Yonathan Demme Tangdilintin. Mari kita lanjutkan program-program yang sudah berjalan baik, dan tingkatkan yang masih perlu diperbaiki. Semoga seluruh masyarakat Mimika dapat bahu-membahu membangun daerah menjadi lebih baik,” tutupnya.

















