>

Dampak konflik bersenjata status gizi anak anak di pedalaman Intan Jaya

By BusurNabire.id
Senin, 12 Juni 2023 09:28 WIB | 299 Views

NEWS.BUSURNABIRE.ID – INTAN JAYA. Kurangnya pasokan makanan yang memadai ke kampung kampung terpencil, akibat konflik bersenjata, mengakibatkan warga terutama anak anak mulai kekurangan gizi.

Konflik bersenjata yang berkepanjangan di wilayah Intan Jaya selama lima tahun terahir, berdampak pada menurunnya berbagai aspek kehidupan di wilayah tersebut. Salah satu di antaranya adalah kondisi kekurangan gizi pada anak anak.

Kekurangan Gizi pada anak anak ini, terjadi akibat tidak adanya pasokan bahan makanan yang memadai ke wilayah wilayah perkampungan terpencil dipedalaman Intan Jaya, yang berada jauh dari ibukota kabupaten.

Kondisi ini terjadi sejak adanya konflik bersenjata antara TNI POLRI dan kelompok TPN OPM.

Warga kesulitan memperoleh bahan makanan yang cukup. Di karenakan jarak tempuh yang jauh dari dan ke ibu kota kabupaten, serta letak geografis yang sulit, dan situasi keamanan yang tidak kondusif, akibat adanya konflik bersenjata tersebut.

di khawatirkan kondisi kekurangan gizi ini meningkat menjadi situasi Gizi Kronis atau stunting, hal ini dapat berakibat terganggunya pertumbuhan fisik dan mental anak anak.

Pemerintah surfei status gizi anak anak di pedalaman Intan Jaya Dampak konflik bersenjata, Situasi ini di tanggapi pemerintah daerah Intan Jaya Papua Tengah, dengan mengirim puluhan petugas Dinas Kesehatan, ke kampung kampung terpencil, guna melaksnakan tugas surfei status gizi.

Para petugas ini di kirim melalu jalur udara, sebagai satu satunya akses, yang dapat menjangkau wilayah wilayah perkampungan terpencil.
guna melakukan pendataan status gizi.

Enam puluh Delapan orang tenaga kesehatan, di lepas untuk melaksanakan tugas surfei gizi, oleh Bupati Intan Jaya, Apolos Bagau, dan kepala Dinas Kesehatan, Agustinus Bagau, dalam upacara, yang di laksanakan di Bandar Udara Bilorai Sugapa.Dari beberapa kali sejak pertengahan bulan lalu sampai hari ini senin12/6/2023.

Baca Juga  John Gobai Usul Pelabuhan Pangkal Kapal Perintis di Nabire dan Mimika

Pengiriman petugas surfei gizi masih terus di lakukan hingga hari ini, di karenakan penyesuaian jadwal dengan kondisi cuaca bagi penerbangan transportasi udara.

Agustinus Bagau Kepala Dinas Kesehatan Intan Jaya mengatakan, Surfei status gizi di lakukan pada Sembilan pulu Tujuh kampung terpencil di intan Jaya,

Pendataan status gizi ini sebagai wujud komitmen Pemerintah setempat, dalam upaya pembangunan kesehatan masyarakat dalam program seratus hari kerja Penjabat Bupati Intan Jaya Apolos Bagau.

Surfei gizi kali ini juga di lakukan sebagai realisasi program Kementrian Kesehatan dalam upaya menurunkan jumlah kondisi stunting di Papua, yang mengalami peningkatan per tahun 2023. (red)

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup