Intelektual Intan Jaya Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Tuduhan Terhadap Detinus Sani

By BusurNabire.id
Sabtu, 18 Oktober 2025 09:13 WIB | 265 Views
Intelektual Intan Jaya Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Tuduhan Terhadap Detinus Sani (Foto: Daud)

NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire | Sejumlah intelektual asal Kabupaten Intan Jaya yang tergabung dalam Kumpulan Intelektual Kabupaten Intan Jaya (KIKI) mengeluarkan pernyataan sikap resmi menanggapi tudingan yang disampaikan oleh juru bicara Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap salah satu tokoh muda mereka, Detinus Sani, S.Sos.

Rilis resmi tersebut disampaikan kepada awak media News.BusurNabire.id di Nabire, Sabtu (18/10/2025), sebagai bentuk klarifikasi sekaligus pembelaan terhadap sosok Detinus Sani yang selama ini dikenal aktif dalam kegiatan kemanusiaan di wilayah konflik Intan Jaya.

Intelektual Intan Jaya Keluarkan Pernyataan Resmi Terkait Tuduhan Terhadap Detinus Sani (Foto: Istimewa)

Dalam pernyataan tertulis yang ditandatangani oleh empat tokoh intelektual Intan Jaya, yakni Martinus Maisini, S.T., Elias Mujijau, Ndarinus Kobogau, S.H., M.H., dan Daud Tigau, S.Pd., mereka dengan tegas membantah dan menyesalkan tudingan tidak berdasar yang ditujukan kepada Detinus Sani.

Kumpulan Intelektual Kabupaten Intan Jaya menegaskan bahwa Detinus Sani, S.Sos. merupakan salah satu intelektual yang selama ini berdiri di garis depan dalam melindungi dan membantu masyarakat sipil di Kabupaten Intan Jaya.

“Saudara Detinus Sani telah banyak berperan dalam mengevakuasi korban hidup maupun korban meninggal akibat kontak tembak antara TPN OPM dan aparat keamanan TNI-Polri. Tuduhan terhadapnya sangat tidak berdasar dan mencederai semangat kemanusiaan,” demikian bunyi poin utama dalam pernyataan sikap tersebut.

Para intelektual Intan Jaya menuntut agar oknum atau pihak yang menyebarkan informasi bohong mengenai Detinus Sani segera melakukan klarifikasi terbuka kepada publik.

“Jika tidak ada klarifikasi, kami akan melaporkan hal ini kepada pihak berwajib karena informasi tersebut telah menimbulkan keresahan dan mengganggu psikologis saudara kami,” tegas pernyataan itu.

Kumpulan Intelektual Kabupaten Intan Jaya menilai, pernyataan juru bicara OPM merupakan bentuk pembunuhan karakter terhadap anak bangsa yang tengah bekerja untuk misi kemanusiaan di daerah rawan konflik. Mereka juga menantang pihak yang menuduh agar menunjukkan bukti konkret yang menjadi dasar penetapan status DPO terhadap Detinus Sani.

Baca Juga  Peringati Hari Integrasi 1 Mei 2026, Srikandi Indonesia Gelar Ziarah Nasional di TMP Nabire

Dalam rilis tersebut, Kumpulan Intelektual Kabupaten Intan Jaya juga menyinggung foto yang dijadikan bahan tudingan oleh juru bicara OPM. Mereka menjelaskan bahwa foto itu sebenarnya menunjukkan Detinus Sani sedang bernegosiasi dengan aparat TNI untuk melakukan evakuasi terhadap korban dari kalangan masyarakat sipil maupun anggota TPN-OPM yang terluka.

“Pernyataan sepihak tanpa dasar justru mengganggu konsentrasi para intelektual yang selama ini berjuang di lapangan untuk kemanusiaan,” lanjut pernyataan itu.

Kumpulan Intelektual Kabupaten Intan Jaya juga meminta oknum lokal di Intan Jaya yang diduga memberikan informasi keliru kepada pihak OPM agar turut mengklarifikasi dan tidak memprovokasi situasi di daerah.

Pernyataan sikap tersebut diakhiri dengan ajakan kepada seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tetap menjaga komitmen kemanusiaan dan kebenaran, serta tidak mudah terpengaruh oleh isu atau propaganda yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami percaya bahwa kebenaran akan selalu berpihak pada niat baik dan kerja nyata. Allah dan bangsa Papua memberkati kita semua,” tutup pernyataan yang dibacakan oleh para intelektual Intan Jaya itu.

Berita Terkait

WhatsApp Image 2026-04-02 at 13.08.35
Polda Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H
Kepala Kepolisian Daerah Papua Tengah Beserta Staf dan Jajaran mengucapkan Selamat Hari Raya NYE
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup