NEWS.BUSURNABIRE.ID – Nabire: Kekecewaan mendalam diungkapkan oleh pelatih Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kabupaten Nabire, Ressy Sahusilawane, setelah mengetahui bahwa atlet dari jenjang SMK tidak terdaftar dalam kejuaraan O2SN tingkat Provinsi Papua Tengah tahun 2025.
Salah satu atlet yang terdampak adalah April Zurli Virjin Yarisetouw, atlet cabang karate tingkat SMK yang telah mengikuti proses seleksi di tingkat kabupaten dan dinyatakan lolos. Namun, tanpa pemberitahuan resmi, ia tidak masuk dalam daftar peserta O2SN provinsi.

Menurut Ressy, tidak ada konfirmasi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire maupun Dinas Pendidikan Provinsi bahwa untuk tahun ini, tingkat SMA dan SMK digabung dalam proses seleksi ke provinsi.
“Tahun-tahun sebelumnya SMA dan SMK punya jalur seleksi terpisah. Tapi tahun ini tiba-tiba digabung tanpa ada informasi resmi. Atlet kami dari SMK, termasuk April Zurli, sudah lolos seleksi kabupaten, tapi ternyata tidak masuk daftar peserta O2SN provinsi,” ujar Ressy dengan nada kecewa saat di temui awak media Sabtu 26/7/2025
Kabupaten Nabire sendiri telah menyelenggarakan O2SN tingkat kabupaten dengan melibatkan siswa dari SMK, sebagaimana yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun saat pelaksanaan O2SN tingkat provinsi, tidak ada satu pun perwakilan dari SMK yang masuk dalam daftar peserta.
“Kami tidak pernah menerima juknis atau surat edaran resmi bahwa SMK tidak diikutsertakan. Kalau sejak awal disampaikan, tentu kami tidak melibatkan mereka dalam seleksi. Ini sangat mengecewakan bagi atlet dan kami para pelatih,” tambahnya.
Kekecewaan terbesar dirasakan oleh April Zurli Virjin Yarisetouw yang sudah berlatih dan berkompetisi dengan penuh semangat, namun gagal melangkah lebih jauh karena minimnya transparansi informasi dari penyelenggara.
Sebagai pelatih, Ressy berharap agar ke depan pelaksanaan O2SN dapat dilakukan dengan lebih terbuka, terstruktur, dan berlandaskan juknis yang jelas, sehingga tidak merugikan para siswa yang telah berjuang sejak tingkat bawah.
Ressi menambahkan April Zurli Virjin Yarisetouw, atlet cabang karate tingkat SMK Selama ini telah berlatih dengan pendanaan pribadi tanpa ada bantuan sedikit pun













