NEWS.BUSURNABIRE.ID _Nabire. Rapat koordinasi Daerah yang di Gelar Ikataan Guru Indonesia (IGI) Kabupaten Nabire.Dilaksanakan di SLTP Negeri 5 ,jln R.A Martadhinata Mengangkat tema Meningkatkan Propesional Guru di Era digital Menuju Nabire Hebat. Sabtu 26 /02/2022.
Kegiatan tersebut di hadiri Ketua IGI kab.Nabire, Dimyati,S,Pd. Anggota DPRD kab Nabire, Sambena Inggeruhi. Pemerintah kabupaten Nabire di wakili kepala dinas pendidikan, Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd dan Pembina HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kabupaten Nabire H. Abdul Rahman. serta seluruh Anggota IGI
Fakta bahwa kurangnya guru di beberapa wilayah di tengah situasi Pandemi yang berakibat pada sistem pembelajaran menjadi tantangan yang harus dijawab. Belum lagi, tuntutan profesionalisme guru untuk menjawab kebutuhan pendidikan karakter di era digital yang mesti dijawab
Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. (UUD G. no 14 Th 2005)
Kepala Dinas Pendidikan Yulianus Pasang,Mengatakan dirinya memberikan motifasi agar budaya pengajaran zaman dahulu dan zaman milenial sudah harus beradaptasi dengan Pendidikan berliterasi yang mendidik siswa yang mandiri ,ikut belajar aturan dan tidak bergabung dengan kegiatan – kegiatan yang mengganggu pendidikannya.
Yulianus Pasang juga menambahkan terutama anak – anak generasi Papua, harus semangat rajin kesekolah dan tidak berkumpul dengan Kegiatan yang merugikan masa Depan,Terutama generasi anak Papua.
Di tempat yang sama Anggota DPRD kab Nabire, Sambena Inggeruhi Menyampaikan secara singkat memberi saran atau untuk mengikuti perkembangan melawan arus Global Dunia, Indonesia harus tetap bersaing lebih hebat, terutama para Guru – guru yang memberikan senjata Ampuh yakni Ilmu yang Berarti kepada generasi bangsa.
Ketua IGI kab.Nabire, Dimyati,S,Pd menyampaikan Terkait dengan itu dirinya mengatakan berbagai Guru yang berkaitan sampai saat ini tetap berjalan sesuai dengan kegiatannya, Namun semangat IGI sekarang ini adalah semangat Inovatid dan Competitif didalam melaksanakan kegiatannya. Ikatan Guru Indonesia (IGI) Perkembangan yang sangat baik dan bersinergi dan bernilai Plus, tetap beraktifitas sesuai dengan koridor .IGI ini Program dilindungi oleh UU dan mendapatkan Badan Hukum yang resmi dari Menkumham.
Disini lain dari HIPMI ( Himpunan Pengusaha Muda Indonesia)
Pembina HIPMI Kab Nabire H.Abdul Rahman juga sebagai ketua Partai Gelora DPD Nabire mengatakan untuk guru-guru yang terhimpun dalam anggota Ikatan guru indonesia (IGI) ada beberapa yang kami dorong
“sebagai manajemen organisasi yang mana menitipkan bahwa manajemen organisasi strategi yang jelas dan realistis . kepedulian sesama anggota memiliki kemampuan untuk memotivasi ,menjaga kekompakan tim, dalam menghargai perbedaan dan kepercayaan anggota IGI adalah bagian dari pada manajemen organisasi.
sementara terkait pada tema meningkatan profesional Guru di era digital menuju Nabire hebat yang disampaikan H. Abdul rahman ditengah- tengah Rakorda Ikatan Guru Indonesia Kab Nabire hari ini yaitu ada tiga hal .
Pertama dalam Anggota IGI harus lebih memahami tentang teknologi dan informasi tuntutan zaman menghendaki seorang guru untuk terus mengembangkan kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional, karena di era digital saat ini guru berhadapan dengan peserta didik beserta lingkungan belajar yang berbeda dengan satu atau dua dasa warsa ke belakang. Awalnya, Pandemi Covid 19 mengharuskan guru dan peserta didik belajar dalam jaringan (daring), dimana penggunaan teknologi dalam pembelajaran lebih berkembang seperti pembelajaran menggunakan beragam media. Sebagai contoh, video confrence, pengunaan video pembelajaran, penilaian menggunakan form tes online, penggunaan classroom, pengumpulan tugas melalui media penyimpanan online dan bentuk teknologi pembelajaran lainnya.
Kenapa kadang-kadang kita perhatikan bahwa siswa siswi ini jauh lebih pintar menggunakan teknologi yang ada dibandingkan guru. Mungkin kalau guru-gurunya yang Milenial yang mungkin bisa lebih menguasai .Akan Tetapi kadang Guru yang lebih senior ini Kurang memahami teknologi tersebut.
Kedua bahwa guru juga dituntut menjadi seorang innovator, karena seorang guru ini harus bisa memanfaatkan peluang dan meralisasikan program yang ada untuk dikembangkan ini adalah tuntunan dimana di era Digital seperti sekarang ini.
Ketiga Guru diminta lebih kreatif Dalam pola sistem pengajaran melihat keinginan harapan siswa-siswi dengan gaya mengajar nya .Agar siswa siswi bisa menyerap pelajaran-pelajaran yang diterapkan oleh gurunya.Sesuai dengan Tema Rapat Koordinasi Daerah saat ini.
H .Abdul Rahman Sebagai Ketua HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kabupaten Nabire Pada Masa 2009 hingga 2010 kami bekerjasama dengan salah satu SMK di Kabupaten Nabire yang mana bentuk kerja sama nya itu memberikan peluang terhadap siswa siswi yang PKL (peraktek kerja lapangan ) di perusahan-perusahaan dimana terhimpun atau tergabung di dalam ke anggotaan HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia).
Ada beberapa program yang sudah dilakukan tersebut sehingga HIPMI mengeluarkan sertifikat ,yang mana siswa siswi yang mengikuti PKL. Mengeluarkan sertifikat sertifikat pelatihan atau praktek kerja lapangan ini di situ ada beberapa kriteria yang nilai .kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, komunikasi ,serta kehadiran .”Jelasnya Abdul Rahman.
Pembina HIPMI Kab Nabire H.Abdul Rahman menjelaskan Ada pun penilaian khusus untuk siswa siswi yang memiliki talenta .
Pertama kalau hanya sebagai pekerja maka disinilah kewajiban kami HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) Kabupaten Nabire wajib untuk kita menerima bekerja . Sehingga kita dapat mengurangi pengangguran yang ada di Kabupaten Nabire. Pengusaha untuk menerima mereka bekerja dengan menunjukkan identitas, ijazah, riwayat atau pengalaman ,serta dilampirkan sertifikat tersebut sehingga kita bisa melihat kemampuan anak ini.
kedua jika dia mempunyai talenta sebagai pengusaha maka ini PR berat yang di mana harapan kami mendorong kepada pemerintah daerah. khusus untuk putra putri anak papua tidak menjadi penonton di negeri sendiri . maka kami masuk melalui pendidikan sekolah .
Siswa siswi yang memiliki talenta sebagai pengusaha agar pemerintah daerah dapat memberikan peluang dan kemudahan .Semoga hadirnya di tengah-tengah pertemuan ini Anggota DPRD kabupaten Nabire, Sambena Inggeruhi dan Dari Pemerintah Kabupaten Nabire yang di wakili oleh kepala dinas pendidikan Kab Nabire Yulianus Pasang dapat memprogramkan peluang ini untuk siswa siswi dan mengurangi pengangguran di kab Nabire.
Abdul Rahman juga menjelaskan siswa siswi yang bertalenta sebagai pengusaha Diberikan mereka modal kerja melalui kredit lunak untuk mereka dengan cukup menggunakan ijazah sebagai jaminan.
Sebagai Perumpamaan adanya Dana Otsus pemerintah titipkan di salah satu bank bernilai sekitar satu miliar untuk kredik lunak untuk siswa siswi anak Papua sebagai modal. Kiranya siswa tersebut mempunyai talenta pengusaha dan mampu, baik kedisiplinan, manajemen pribadi serta manajemen pola usaha yang sudah di uji .serta Adanya kemampuan tersebut ini maka diberikanlah kredit lunak.
Sedangkan siswa siswi yang bertalenta tersebut mampu dan bisa mengajukan proposal .
contoh ketika proposal yang dimasukkan adalah bisnis, kredit Lunak ini mampu memberikan modal 10 juta hingga mentok 50 juta .dari Dana Otsus yg di titipkan di Bank senilai 1 milyar dan di berikan modal setiap orang 50 juta kita mampu memberikan peluang pengusaha muda anak papua sebayak 20 orang. Sedangkan setiap kredit lunak kita berikan 10 juta hingga 100 pengusaha muda anak papua bisa kita karyakan. Sedangkan dari pengusaha muda ini berkembang sehingga berapa banyak pekerja terserap dalam usha tersebut hingga mengurangi pengangguran di Kab. Nabire khususnya. talenta bisnis dan kita kembangkan mulai darisejak dini . inilah harapan dan dorongan atau pun saran masukan program kredit lunak ini.
Menambahkan Agar pemerintah bisa melihat peluang peluang untuk anak anak Papua ,sehingga dari pemerintah sendiri dapat memprogramkan namanya kredit lunak khusus anak Papua . jangan menjadi penonton di Di negeri sendiri. mudah-mudahan mereka bisa menjadi penguasa pengusaha yang tangguh di daerah menjadi pengusaha pengusaha yang luar biasa di daerah bisa sampai di tingkat provinsi sampai internasional .”tutupnya Abdul Rahman.(FN)













