Dana Otonomi Khusus Cukup Berhasil Mewujudkan Mimpi Putra Putri Papua Melanjutkan Pendidikan Hingga ke Luar Negeri

By BusurNabire.id
Jumat, 2 Juli 2021 08:29 WIB | 279 Views

Busurnabire.id – Nabire .Program afirmasi yang bersumber dari dana otonomi khusus cukup berhasil mewujudkan mimpi putra putri papua melanjutkan pendidikan hingga ke luar negeri.

Pernyataan itu disampaikan oleh salah satu tokoh pemuda Nabire yang berprofesi sebagai praktisi it, pendiri media papualives.com dan mantan ketua pemantau keuangan negara kota jayapura, Frans Kobepa saat diwawancarai wartawan (01/07/2021).

Menurut Kobepa, salah satu alternatif pemerintah republik indonesia mensejahterakan masyarakat ditanah papua adalah dengan menetapkan tanah papua sebagai daerah otonomi khusus, dimana hal hal yang telah disusun oleh pemerintah pusat dalam otonomi khusus salah satunya adalah perlindungan hak hak dasar orang asli papua, yang selama ini dianggap tertinggal, yang selama ini dianggap tidak dilihat oleh pemerintah, dan dianggap belum mampu berkembang diberbagai sektor dapat terjawab.

namun, kata kobepa, dari hak hak dan kewenangan yang sudah diberikan kepada orang asli papua melalui otonomi khusus, belum sepenuhnya berjalan dengan baik dan dirasakan oleh masyarakat, karena berbagai faktor yang mempengaruhi diantaranya, penyalurannya yang tidak tepat sasaran, aturan undang undang otonomi khusus yang belum jelas teknis pelaksanaannya ditengah tengah masyarakat, sehingga dirinya berpendapat bahwa hak hak orang asli papua menjadi terkesan terabaikan, belum lagi ditambah dengan oknum oknum pejabat di papua yang menyalahgunakan dana otonomi khusus tersebut.

“ untuk mensejahterakan masarakat ditanah papua, pemerintah republik indonesia telah memberikan otonomi khusus, namun dari hak hak dan kewenangan yang sudah diberikan kepada orang asli papua melalui otonomi khusus, belum sepenuhnya berjalan dengan baik dan dirasakan oleh masyarakat, karena berbagai faktor yang mempengaruhi seperti penyalurannya yang tidak tepat sasaran, aturan undang undang otonomi khusus yang belum jelas teknis pelaksanaannya ditengah tengah masyarakat, sehingga menurut saya hak hak orang asli papua menjadi terkesan terabaikan, belum lagi ditambah dengan oknum oknum pejabat di papua yang menyalahgunakan dana otonomi khusus itu, terangnya“

Baca Juga  Alanthino Wiay Resmi Buka Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Terbuka Papua Tengah

Sementara itu dibalik otonomi khusus ditanah papua yang dirasa belum maksimal, frans kobepa juga mengemukakan otonomi khusus sebenarnya cukup berhasil dilakukan, seperti program afirmasi bagi orang asli papua, dan pelaksanaan penyelenggaraan pendidikan yang cukup merata, dimana melalui program afirmasi, membuka peluang besar bagi putra putri asli papua, melanjutkan jenjang pendidikan di perguruan tinggi hingga keluar negeri.

“saya secara pribadi mendukung otonomi khusus, karena meskipun belum maksimal dimasyarakat, tapi sudah ada dampak yang bisa dirasakan seperti program afirmasi yang didukung menggunakan dana otonomi khusus, ini kan bisa mewujudkan mimpi putra putri asli papua mewujudkan mimpinya untuk kuliah di perguruan tinggi ternama bahkan hingga keluar negeri. Pungkasnya.“(Red)

Berita Terkait

Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Tahun Baru 2026. Kiranya damai Natal membawa harapan baru, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Papua Tengah yang aman, sejahtera, dan berkeadilan. — Meki Nawipa, S.H Gubernur Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos., M.Si Wakil Gubernur Papua Tengah
Wakil Bupati Kabupaten Intan Jaya beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru 2026.
Soni (1)
Karel Tabuni, S.T Anggota DPRK Nabire Beserta Keluarga Besar mengucapkan Selamat Hari Natal, 25 Desember 2025 dan Selamat Menyongsong Tahun Baru, 1 Januari 2026.
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup