>

MURID SD YPPGI OBAYO GELAR PRAKTEK DRAMA TARU MASKAWIN, DENGAN BERPAKAIAN BERBUSANA KOTEKA & MOGE

By BusurNabire.id
Jumat, 8 April 2022 11:56 WIB | 265 Views

NEWS.BUSURNABIRE.ID _DOGIYAI. Guna mendapatkan nilai Praktek mata pelajaran Seni budaya,Murid Kelas – VI di SD YPPGI OBAYO,distrik Kamuu Utara, Kabupaten Dogiyai telah melaksanakan Drama Taru maskawin Secara Adat suku Mee. dengan berpakaian berbusana Koteka dan Moge bertempat di halaman depan SD YPPGI OBAYO pada hari Kamis,07/04/2022.

Sebelum Murid-murid SD YPPGI OBAYO, Distrik Kamuu, Utara Kabupaten Dogiyai. keluar dari kelas untuk melakukan Drama Taru maskawin secara Adat suku Mee dari luar halaman,Guru Mengajar Bernadus Nabuasa,S.Pak berharap anak-anak Pakailah busana adat, koteka dan moge, karena pakaian itu melambangkan jati diri suku bangsa MEE. dan kemanapun anak-anak pergi jangan pernah lupakan koteka dan moge, sekalipun anak-anak pergi melanjutkan kuliah di kota studi lain.

Masih Lanjut lelaki asal Timur Leste juga Mengatakan,Praktek drama Taru maskawin secara Adat suku Mee ini, kami digelar utuk memenuhi nilai mata pelajaran Seni budaya dan juga bertujuan untuk anak-anak murid bisa mengerti tentang Cara ber-adat suku Mee.

“ Saya suruh Bagi Murid kelas 6 ( Enam ), wajib mengenakan koteka dan moge untuk nilai Seni budaya,”kata Pak garu Berna.

Salah satu Guru mengajar bernama Martinus Dumupa juga menambahkan, kita Suku Mee bangga memiliki pakaian adat kita (koteka dan Moge). Untuk itu adik-adik Murid SD YPPGI OBAYO DISTRIK KAMUU UTARA mari kita sunguh-sunguh mencintai pakain adat warisan laluhur kita, sama halnya saat kita mencintai pakaian adat kita tentunya juga kita telah mencintai Tanah air orang berkoteka moge. Jangan biarkan kita lupa dan terbuai dalam dunia yang memberkan banyak pilihan di era modern ini.

” Adik-adik Muridku sekalian Jangan membiarkan koteka dan Moge meninggalkan kita sebab itu identitas kita, orang Mee,” Harap Dumupa.

Baca Juga  Meki Nawipa Resmikan Festival Budaya Pelajar Papua Tengah 2026, Warisan Leluhur Jadi Kekuatan Masa Depan

” Pernah kita meluangkan waktu untuk sekedar bertanya dahulu kala siapa yang menciptakan pakaian adat kita? Nah, koteka dan moge ada karena kepandaian leluhur kita sejak dulu, angka kepandaian itulah yang perlu diapresiasi atas adanya pakaian Koteka dan Moge. Jangan sekali-kali membiarkan Koteka dan Moge di zaman ini bukan simbol ketertinggalan. Melainkan sebuah identitas dari sebuah bangsa. Identitas inilah kiranya perlu terus diwariskan.

” Untuk itu, tanggungjawab kita bersama, generasi mudah Dogiyai atau Meeuwo, para orangtua, juga pemerinta untuk menjaga dan melestarikan Koteka dan Moge dalam setiap aspek kehidupan,” tutup Martinus Dumupa.(Red)

 

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup