>

Direktur Eksekutif LP3BH Manokwari : UU No 21 Tahun 2001 Tentang Otsus Merupakan Jembatan Emas

By BusurNabire.id
Kamis, 27 Mei 2021 10:57 WIB | 242 Views

Busurnabire.id _ Yan C Warinussy SH Sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, memandang bahwa keberadaan UU RI No.21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua sesungguhnya merupakan “jembatan emas” bagi proses penyelesaian masalah sosial-politik di Tanah Papua oleh pemerintah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

“Hal ini saya dasarkan pada amanat lahirnya undang undang Otsus tersebut yang dalam konsiderannya menerangkan dengan sungguh bahwa sejumlah masalah, termasuk soal perbedaan etnis, kebudayaan, sejarah, adat istiadat dan bahas,” katanya 27/05.

 

Juga diakui oleh negara bahwa terdapat masalah kesejahteraan rakyat, penegakan hukum, dan penghormatan hak asasi manusia.

 

Yan mengatakan bahwa sepanjang 24 bab dan 79 pasal dari UU Otsus Papua tersebut diletakkan sejumlah mandat bagi langkah implementasi operasional dari amanat penderitaan rakyat Papua sejak menjadi bagian integral dari NKRI semenjak 1 Mei 1963.

 

“Diharapkan jika kebijakan nasional melalui implementasi UU Otsus dijalankan dengan baik, maka amanat penderitaan rakyat tersebut diatas akan terpenuhi,” ujarnya.

 

Lanjutnya, namun jika tidak, maka tentu akan menghasilkan persoalan baru yang terus mengemuka.

 

“Itulah sebabnya, saya melihat bahwa penting saat ini dilakukan evaluasi terhadap seluruh langkah implementasi operasional kebijakan Otsus di Tanah Papua setelah 20 tahun berjalan,” terangnya.

 

Menurutnya evaluasi menjadi suatu hal yang menjadi kebutuhan mendesak bagi negara dan rakyat Papua, guna bersama-sama melakukan langkah penilaian yang jujur terhadap keberlakuan UU Otsus Papua selama ini.

 

Ditambahkan Warinusssy bahwa pertanyaan kunci untuk menuntun evaluasi ini ada 3 (tiga), yaitu : pertama, apa yang menjadi mandat dari ke 24 Bab dan 79 pasal di dalam UU Otsus Papua tersebut ? Kedua, bagaimana kenyataan yang terjadi sepanjang 20 tahun mengenai implementasi UU Otsus tersebut, baik atau buruknya, berhasil atau tidak berhasil? Ketiga, untuk ke depan agar mandat setiap bab dan pasal tersebut dapat diimplementasikan dengan baik, apa yang perlu dilakukan? Atau bagaimana caranya dilakukan .?

Baca Juga  Letkol Dwi Palwanto Tegaskan TNI Siap Mengawal Keamanan dan Mendukung Pembangunan Papua Tengah

 

“Inilah hal-hal penting yang saya kira semestinya menjadi topik-topik penting yang diangkat untuk dibahas dalam berbagai forum di Tanah Papua dan Indonesia,” tutupnya.

(FN)

Berita Terkait

🌙 Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah Mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah 🌙 Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa, S.H., bersama Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan di seluruh Indonesia. "Momentum Tahun Baru Islam hendaknya menjadi waktu yang tepat untuk melakukan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik, memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta meningkatkan kepedulian sosial demi terwujudnya Papua Tengah yang aman, damai, maju, dan sejahtera," ujar Gubernur Meki Nawipa dan Wakil Gubernur Deinas Geley. Keduanya juga mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat Hijrah Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi untuk terus bekerja, berkarya, dan memberikan kontribusi terbaik bagi pembangunan daerah serta menjaga persatuan dalam keberagaman. "Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan kemudahan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalani kehidupan serta membangun daerah yang kita cintai bersama," tutup mereka. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah untuk Papua Tengah yang Harmonis, Maju, dan Sejahtera.
Ucapan Kapolda Papua Tengah Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah 🌙 Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., beserta Wakapolda Papua Tengah, Kombes Pol. Dr. Gustav R. Urbinas, S.H., S.I.K., M.Pd., M.H., mengucapkan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah kepada seluruh umat Muslim di Papua Tengah dan Indonesia. "Pergantian Tahun Baru Islam merupakan momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, serta meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Mari kita jadikan nilai-nilai hijrah sebagai inspirasi untuk terus berbuat kebaikan, menjaga persatuan, dan mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Papua Tengah," ujar Kapolda Papua Tengah. Kapolda juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan antarumat beragama demi terciptanya Papua Tengah yang aman, damai, dan harmonis. "Semoga di tahun yang baru ini Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, kesehatan, keselamatan, keberkahan, dan perlindungan-Nya kepada kita semua, serta memberikan kekuatan dalam menjalankan tugas dan pengabdian bagi masyarakat, bangsa, dan negara," tutup Brigjen Pol. Jermias Rontini. Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Hijrah Menuju Pribadi yang Lebih Baik, Papua Tengah yang Aman, Damai, dan Sejahtera. #TahunBaruIslam1448H, #Muharram1448H, #KapoldaPapuaTengah, #JermiasRontini, #WakapoldaPapuaTengah, #PapuaTengah, #PolriUntukMasyarakat, #Hijrah1448H, #BusurNabire, #PapuaDamai
🌙 Selamat Memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.Semoga pergantian tahun ini men
WhatsApp Image 2026-03-19 at 23.10.55
WhatsApp Image 2026-03-20 at 22.08.45
Selamat-Hari-Lahir-4-1024x1024
Terbaru
Berita Populer
Nasional
Topik Populer
Anda tidak boleh menyalin konten halaman milik News.busurnabire.id ini
Tutup
Tutup